Pengenalan HTML 12
Membuat Stylesheet (CSS)

oleh: Suryo Adhy Chandra, ST

Pada materi sebelumnya kita sudah belajar membuat tampilan dengan bantuan Bootstrap. Sekarang saatnya kita membuat stylesheet (CSS) sendiri supaya tampilan halaman bisa diatur sesuai kebutuhan kita.

1. Apa itu CSS?

CSS singkatan dari Cascading Style Sheets. CSS digunakan untuk mengatur tampilan elemen HTML, seperti warna, ukuran huruf, jarak, border, dan posisi.

Kalau HTML adalah struktur halaman, maka CSS adalah bagian yang membuat halaman itu terlihat lebih rapi, menarik, dan mudah dibaca.

Ada 3 cara menulis CSS:

Cara Di mana ditulis Contoh
Inline Langsung di dalam tag HTML <p style="color:red;">
Internal Di dalam tag <style> pada bagian <head> <style> p { color: red; } </style>
External Di file terpisah .css <link rel="stylesheet" href="style.css">
Pada materi ini kita fokus pada stylesheet sederhana dengan tag <style> dan penggunaan class, karena cara ini paling pas untuk belajar dasar CSS.

2. Mengapa menggunakan class style?

Bayangkan kamu punya beberapa paragraf yang semuanya harus berwarna biru dan berukuran 18px. Kalau memakai inline style, kode akan berulang terus.

<p style="color: blue; font-size: 18px;">Paragraf 1</p> <p style="color: blue; font-size: 18px;">Paragraf 2</p> <p style="color: blue; font-size: 18px;">Paragraf 3</p>

Solusi yang lebih rapi adalah membuat class style di dalam stylesheet, lalu class itu bisa dipakai berkali-kali.

<style> .teks-biru { color: blue; font-size: 18px; } </style> <p class="teks-biru">Paragraf 1</p> <p class="teks-biru">Paragraf 2</p> <p class="teks-biru">Paragraf 3</p>

Keunggulan class style:

Nama class di CSS ditulis dengan tanda titik, misalnya .teks-biru. Saat dipakai di HTML, cukup tulis class="teks-biru" tanpa titik.

3. Contoh penggunaan class pada div, p, dan span

Class bisa dipakai hampir di semua tag HTML. Tiga tag yang sering dipakai adalah <div>, <p>, dan <span>.

Class pada <div>

<style> .kartu { background: #dbeafe; border: 2px solid #3b82f6; border-radius: 10px; padding: 16px; margin-bottom: 12px; } </style> <div class="kartu"> Ini adalah div dengan class "kartu". </div>

Hasil:

Ini adalah div dengan class "kartu".

Class pada <p>

<style> .teks-judul { font-size: 22px; font-weight: bold; color: #1e3a8a; } </style> <p class="teks-judul">Ini judul artikel</p>

Hasil:

Ini judul artikel

Class pada <span>

<style> .teks-penting { color: #dc2626; font-weight: bold; background: #fee2e2; padding: 2px 6px; border-radius: 6px; } </style> <p>Jangan lupa <span class="teks-penting">disimpan</span> ya!</p>

Hasil:

Jangan lupa disimpan ya!

4. Kesimpulan

Dengan stylesheet (CSS), kita bisa mengatur tampilan HTML dengan lebih rapi. Penggunaan class style sangat membantu karena style bisa dipakai berulang, lebih mudah diubah, dan kode HTML menjadi lebih bersih.