Bab 1 · Arduino Uno R3
Pengenalan Arduino Uno: Board, Pin, dan Cara Kerjanya
Kenali Arduino Uno R3, fungsi pin, dan hubungan sensor, program, serta keluaran sebelum mulai merangkai.
Arduino itu apa?
Arduino adalah platform untuk membuat perangkat elektronik yang bisa diprogram. Board-nya membaca masukan, menjalankan perintah yang kita tulis, lalu mengatur keluaran. Misalnya, sensor membaca ruangan mulai gelap dan program menyalakan LED. Arduino tidak tahu kapan harus menyalakan lampu sampai kita menentukan aturannya.
Di dalam board ada mikrokontroler, yaitu chip yang menjalankan program. Arduino IDE adalah aplikasi di komputer untuk menulis dan mengirim program tersebut. Program Arduino biasa disebut sketch. Setelah diunggah, sketch tersimpan di board dan dapat berjalan tanpa komputer selama board mendapat daya.
Board yang dipakai di materi ini
Contoh rangkaian di sini memakai Arduino Uno R3 berbasis ATmega328P dengan logika 5 V. Tulisan Uno saja belum cukup: Uno R4 memakai chip berbeda, sedangkan board lain bisa memakai logika 3,3 V. Cocokkan nama board sebelum mengikuti sambungan pin. Untuk latihan pertama, cukup gunakan daya dari kabel USB.
Membaca bagian-bagian board
| Bagian | Kegunaan |
|---|---|
| Port USB | Mengirim program dari komputer sekaligus memberi daya. Gunakan kabel yang mendukung data. |
| Pin digital 0–13 | Membaca tombol atau mengatur keluaran. Hindari pin 0/RX dan 1/TX saat latihan karena dipakai komunikasi serial. |
| Pin A0–A5 | Membaca tegangan analog, misalnya dari potensiometer. |
| Pin bertanda ~ | Pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11 mendukung PWM untuk mengatur terang LED. |
| 5V, 3.3V, dan GND | Pin catu daya dan jalur kembali arus. GND rangkaian harus tersambung dengan GND board. |
| RESET | Menjalankan ulang sketch dari awal. Tidak menghapus program. |
| LED L | LED bawaan yang dapat digunakan melalui LED_BUILTIN. |
| VIN dan jack daya | Jalur catu daya eksternal. Untuk rangkaian pemula di modul ini, gunakan USB saja. |
Pin sinyal bukan sumber daya untuk motor. Jangan menghubungkan motor, pompa, atau beban besar langsung ke pin Arduino. Latihan awal memakai LED dan sensor kecil agar hubungan antara kode dan rangkaian mudah dilihat.
Masukan → program → keluaran
Pada lampu otomatis, LDR menjadi masukan, perbandingan nilai cahaya menjadi proses di program, dan LED menjadi keluaran. Tombol juga masukan; buzzer atau layar bisa menjadi keluaran. Sensor menghasilkan data, sedangkan aktuator melakukan tindakan.
Mulai dari percobaan paling kecil
- Siapkan Uno R3, kabel USB data, komputer, dan Arduino IDE.
- Buka materi Mengenal Arduino IDE untuk memilih board dan port.
- Unggah contoh Blink untuk menguji board tanpa rangkaian tambahan.
- Setelah LED bawaan berkedip, lanjutkan ke breadboard dan LED luar.
Coba tunjukkan pin GND, 5V, A0, dan 9 pada board kamu. Lalu jelaskan dengan kata sendiri: pada alarm gerak, bagian mana yang menjadi masukan dan keluaran?
Bacaan board
Dokumentasi Arduino Uno R3 memuat spesifikasi dan gambar pin untuk dicocokkan dengan board.