RUANG MAIN ANGKA SD

Matematika Kelas 5 ✨

Bilangan sampai 1.000.000, FPB-KPK, pecahan dan desimal, keliling-luas bangun datar, serta sudut.

Fase CSemester 1 & 2🧮 Belajar bertahap

Fase C
Fase C — Kelas 5 dan 6 — target akhir fase: Bilangan cacah sampai 1.000.000, empat operasi sampai 100.000, KPK-FPB, pecahan, desimal, aljabar sederhana, rasio-proporsi, keliling-luas, sudut, geometri ruang, data dan peluang.

Semester 1 · 15 unit
UnitMateriTujuan Pembelajaran
1 Bilangan sampai 1.000.000 Membaca dan menulis
2 Nilai tempat Sampai ratus ribuan
3 Membandingkan bilangan >, <, =
4 Mengurutkan bilangan Naik/turun
5 Komposisi/dekomposisi Berbagai bentuk
6 Penjumlahan Sampai 100.000
7 Pengurangan Sampai 100.000
8 Perkalian Bilangan cacah
9 Pembagian Bilangan cacah
10 Operasi campuran Pemecahan masalah
11 Uang Transaksi dan perencanaan sederhana
12 Faktor Faktorisasi sederhana
13 Kelipatan Kelipatan bilangan
14 FPB Masalah pengelompokan
15 KPK Masalah kejadian berulang

Contoh KPK

Bus A datang setiap 15 menit, bus B setiap 20 menit. Jika keduanya bersama pukul 07.00: KPK(15,20) = 60, maka keduanya bertemu lagi pukul 08.00. Dengan demikian anak memahami untuk apa KPK digunakan.

Semester 2 · 16 unit
UnitMateriTujuan Pembelajaran
16 Pecahan biasa Memahami dan merepresentasikan
17 Pecahan campuran Mengenali dan mengubah bentuk
18 Membandingkan pecahan Berbeda penyebut
19 Mengurutkan pecahan Dari kecil ke besar
20 Penjumlahan pecahan Penyebut sama/berbeda
21 Pengurangan pecahan Penyebut sama/berbeda
22 Desimal Hubungan pecahan-desimal
23 Keliling Segitiga dan segiempat
24 Luas persegi Pemecahan masalah
25 Luas persegi panjang Pemecahan masalah
26 Luas segitiga Memahami asal rumus
27 Bangun gabungan Keliling dan luas
28 Durasi waktu Menghitung lama kegiatan
29 Sudut Mengukur menggunakan busur derajat
30 Data Membaca tabel dan diagram
31 Analisis data Menarik kesimpulan

Catatan: memahami asal rumus, bukan menghafalnya

Pada tahap ini, sebaiknya hindari hanya memberikan rumus Luas segitiga = ½ × alas × tinggi. Anak perlu melihat bahwa dua segitiga yang sama dapat membentuk persegi panjang sehingga memahami mengapa ada faktor ½.