RUANG MAIN ANGKA SD

Matematika Kelas 6 ✨

Penguatan pecahan-desimal, rasio-proporsi, keliling-luas bangun gabungan, geometri ruang, data, dan peluang.

Fase CSemester 1 & 2🧮 Belajar bertahap

Fase C
Fase C — Kelas 5 dan 6 — target akhir fase: Bilangan cacah sampai 1.000.000, empat operasi sampai 100.000, KPK-FPB, pecahan, desimal, aljabar sederhana, rasio-proporsi, keliling-luas, sudut, geometri ruang, data dan peluang.

Semester 1 · 13 unit
UnitMateriTujuan Pembelajaran
1 Review operasi bilangan Soal kompleks
2 Pecahan campuran Penguatan
3 Perkalian pecahan dengan bilangan asli Pemecahan masalah
4 Pembagian pecahan dengan bilangan asli Pemecahan masalah
5 Bentuk-bentuk pecahan Mengubah representasi
6 Bilangan desimal Membandingkan dan mengurutkan
7 Pecahan ↔ desimal Konversi
8 Nilai tidak diketahui +, −, ×, ÷
9 Pola perkalian Mengenali pola membesar
10 Pola pembagian Mengenali pola mengecil
11 Rasio Mengenali perbandingan
12 Rasio satuan Misalnya harga per barang
13 Proporsi Menyelesaikan masalah sehari-hari

Contoh rasio satuan dan proporsi

CP Fase C secara eksplisit memasukkan penalaran proporsional, rasio satuan, serta penggunaan perkalian dan pembagian untuk menyelesaikan masalah proporsi. Contoh: 3 buku berharga Rp18.000. Harga satu buku: 18.000 ÷ 3 = Rp6.000. Harga 7 buku: 7 × 6.000 = Rp42.000. Anak bukan sekadar menghafalkan “perkalian silang”, tetapi memahami rasio satuannya terlebih dahulu.

Semester 2 · 18 unit
UnitMateriTujuan Pembelajaran
14 Keliling bangun gabungan Problem solving
15 Luas bangun gabungan Memecah bentuk kompleks
16 Sudut Mengukur dan menentukan sudut
17 Garis berpotongan Menentukan besar sudut
18 Kubus Ciri dan konstruksi
19 Balok Ciri dan konstruksi
20 Gabungan bangun ruang Komposisi/dekomposisi
21 Visualisasi ruang — tampak depan Menggambarkan sudut pandang
22 Visualisasi ruang — tampak atas Menggambarkan sudut pandang
23 Visualisasi ruang — tampak samping Menggambarkan sudut pandang
24 Sistem berpetak Menentukan lokasi
25 Data hasil pengukuran Mengumpulkan data
26 Tabel frekuensi Membaca/membuat
27 Diagram batang Analisis
28 Perbandingan data Menarik kesimpulan
29 Peluang sederhana Pasti, mungkin dan tidak mungkin
30 Membandingkan peluang Lebih mungkin/kurang mungkin
31 Problem solving terpadu Gabungan beberapa konsep

Catatan tentang peluang di Fase C

CP Fase C belum menuntut rumus peluang formal seperti SMP. Fokusnya adalah menentukan kejadian yang kemungkinan terjadinya lebih besar atau lebih kecil dalam percobaan acak. Contoh: sebuah kantong berisi merah = 8, biru = 3, kuning = 1. Pertanyaannya bukan harus menghitung 8/12, tetapi terlebih dahulu: warna apa yang kemungkinan paling sering terambil? Anak memahami bahwa merah lebih mungkin dibandingkan biru atau kuning.