Matematika SD / Kelas 6 / Semester 1
PEMBERHENTIAN 13 DARI 13

Proporsi

Menyelesaikan masalah sehari-hari

💡 Konsep intinya

Proporsi adalah dua rasio yang bernilai sama dan dipakai untuk menyelesaikan masalah sehari-hari ketika salah satu nilai belum diketahui. Cara menyelesaikannya dengan pendekatan rasio satuan: ubah rasio yang diketahui menjadi nilai per satu satuan lebih dulu, baru kalikan nilai satu satuan itu dengan banyaknya satuan yang ditanyakan.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Proporsi dipakai untuk memperkirakan kebutuhan bensin perjalanan jauh berdasarkan konsumsi bensin yang sudah diketahui, atau memperkirakan bahan baku yang dibutuhkan pabrik untuk memproduksi barang dalam jumlah lebih banyak.

⚡ Prinsip praktis

Cari nilai per satu satuan dari rasio yang diketahui: total ÷ banyaknya satuan
Nilai untuk satuan yang ditanyakan = nilai per satu satuan × banyaknya satuan yang ditanyakan
Dua rasio disebut proporsional kalau nilai per satuannya sama besar

🧩 Contoh masalah

Sebuah mobil menempuh jarak 150 km dengan menghabiskan 10 liter bensin. Dengan konsumsi bensin yang sama, berapa liter bensin dibutuhkan untuk menempuh jarak 225 km?

DIKETAHUI
150 km membutuhkan 10 liter bensin
DITANYAKAN
Bensin yang dibutuhkan untuk menempuh 225 km

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Cari jarak yang bisa ditempuh dengan 1 liter bensin (rasio satuan): 150 ÷ 10 = 15 km per liter
  2. Artinya setiap 1 liter bensin menempuh 15 km
  3. Untuk mencari bensin yang dibutuhkan menempuh 225 km, bagi jarak dengan jarak per liter: 225 ÷ 15 = 15
Kesimpulan: Bensin yang dibutuhkan untuk menempuh 225 km adalah 15 liter.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Karena konsumsi bensin mobil tetap sama, jarak yang ditempuh selalu sebanding dengan banyaknya bensin yang dipakai. Dengan mengubah rasio 150 km per 10 liter menjadi 15 km per 1 liter, kita mendapat 'satuan pembanding' yang mudah dipakai untuk jarak berapa pun: tinggal bagi jarak yang ditanyakan dengan 15 untuk tahu berapa liter yang dibutuhkan.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Mengalikan 225 dengan 10 lalu dibagi 150 tanpa memahami maknanya, sehingga kalau ada kesalahan urutan pembagian hasilnya jadi tidak masuk akal namun tidak disadari.
  • Menganggap 225 km pasti butuh bensin dua kali lipat karena 'kelihatannya lebih jauh', tanpa menghitung rasio satuan sebenarnya (225 bukan tepat dua kali 150).
  • Salah menempatkan rasio satuan, misalnya menghitung 10 ÷ 150 (liter per km) padahal untuk soal ini lebih mudah memakai km per liter.

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah pabrik roti menghasilkan 240 roti dari 8 kg tepung. Dengan perbandingan yang sama, berapa kg tepung dibutuhkan untuk menghasilkan 360 roti?

Lihat jawaban setelah mencoba
Rasio satuan: 240 ÷ 8 = 30 roti per kg tepung. Untuk 360 roti dibutuhkan 360 ÷ 30 = 12 kg tepung.

✅ Cek pemahaman

Coba jelaskan dengan kalimatmu sendiri kenapa mengubah rasio menjadi nilai per satu satuan (seperti km per liter atau roti per kg) membantu menyelesaikan soal proporsi dengan jumlah berapa pun, tanpa perlu menghafal rumus perkalian silang.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).