Matematika SD / Kelas 6 / Semester 2
PEMBERHENTIAN 3 DARI 18

Sudut

Mengukur dan menentukan sudut

💡 Konsep intinya

Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua sinar garis yang bertemu pada satu titik, yang disebut titik sudut. Besar sudut diukur dalam satuan derajat (°) menggunakan alat bernama busur derajat. Berdasarkan besarnya, sudut dibagi jadi beberapa jenis: sudut lancip (kurang dari 90°), sudut siku-siku (tepat 90°), sudut tumpul (antara 90° dan 180°), sudut lurus (tepat 180°), dan sudut refleks (antara 180° dan 360°).

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Mengukur besar sudut dipakai saat menentukan kemiringan papan seluncuran atau tangga yang aman, menentukan kemiringan atap rumah, dan membaca arah jarum kompas atau posisi jarum jam.

⚡ Prinsip praktis

Sudut lancip: 0° < x < 90°; sudut siku-siku: x = 90°; sudut tumpul: 90° < x < 180°.
Sudut lurus: x = 180°; sudut refleks: 180° < x < 360°.
Satu putaran penuh besarnya 360°; cara mengukur: pusat busur derajat diletakkan tepat di titik sudut, garis 0° dihimpitkan dengan salah satu kaki sudut.

🧩 Contoh masalah

Andi mengukur kemiringan papan seluncuran di taman memakai busur derajat. Titik 0° busur dihimpitkan pada lantai, dan kaki sudut satunya (papan seluncuran) menunjuk pada angka 35° di busur derajat. Termasuk jenis sudut apakah itu, dan apakah seluncuran itu aman jika kemiringan aman untuk anak adalah 30° sampai 45°?

DIKETAHUI
Hasil pengukuran = 35°, rentang kemiringan aman 30° sampai 45°
DITANYAKAN
Jenis sudut dan status keamanan papan seluncuran

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Bandingkan 35° dengan batas jenis sudut: karena 0° < 35° < 90°, sudut ini termasuk sudut lancip.
  2. Bandingkan 35° dengan rentang aman: karena 30° <= 35° <= 45°, kemiringan ini termasuk dalam rentang aman.
  3. Gabungkan kedua kesimpulan untuk menjawab pertanyaan jenis sudut dan keamanannya.
Kesimpulan: Sudut kemiringan papan seluncuran adalah sudut lancip sebesar 35°, dan termasuk aman karena berada dalam rentang 30° sampai 45°.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Jenis sudut ditentukan murni dari besar derajatnya dibandingkan dengan batas-batas jenis sudut, bukan dari kesan visualnya saja. Sebuah sudut yang terlihat 'agak besar' pada gambar bisa saja ternyata masih di bawah 90°, sehingga pengukuran dengan busur derajat tetap wajib dilakukan, tidak cukup dengan menerka.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Meletakkan titik pusat busur derajat tidak tepat di titik sudut, sehingga hasil pengukuran meleset dari nilai sebenarnya.
  • Membaca skala busur derajat dari baris angka yang salah (busur derajat punya dua baris angka, dalam dan luar), sehingga 35° bisa salah terbaca menjadi 145°.
  • Mengira sudut yang terlihat besar pada gambar otomatis termasuk sudut tumpul, padahal ukuran pada gambar bisa menipu dan harus tetap diukur langsung.

🎯 Sekarang giliranmu

Bu Rini mengukur sudut senderan kursi malas dengan busur derajat, hasilnya 110°. Termasuk jenis sudut apakah itu?

Lihat jawaban setelah mencoba
110° berada di antara 90° dan 180°, jadi sudut senderan kursi itu termasuk sudut tumpul.

✅ Cek pemahaman

Kalau kamu mengukur sebuah sudut dan hasilnya tepat 90°, apa nama jenis sudut itu, dan sebutkan dua benda di sekitarmu yang memakai sudut tersebut.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).