Matematika SMA / Kelas X / Semester 2
BAB 6 · MATERI 1 DARI 5

Trigonometri Dasar

Memahami perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku

💡 Konsep Inti

Trigonometri berawal dari satu pengamatan sederhana: pada segitiga siku-siku, perbandingan panjang sisi hanya bergantung pada besar sudutnya, bukan pada ukuran segitiganya. Segitiga bersudut 30° berukuran kecil maupun besar akan menghasilkan perbandingan sisi yang sama persis. Dari situ lahir tiga perbandingan dasar. Sinus adalah sisi depan dibagi sisi miring. Cosinus adalah sisi samping dibagi sisi miring. Tangen adalah sisi depan dibagi sisi samping. Kata 'depan' dan 'samping' selalu ditentukan relatif terhadap sudut yang ditinjau.

🌍 Penggunaan Konsep Ini

Trigonometri dipakai untuk mengukur yang tidak terjangkau: tinggi gedung dari sudut pandang di kejauhan, kemiringan lereng, jarak kapal dari pantai, sampai posisi satelit. Semua sistem navigasi dan pemetaan bertumpu pada perbandingan ini.

⚡ Rumus dan Prinsip

sin θ = depanmiring
cos θ = sampingmiring
tan θ = depansamping
Sudut istimewa: sin 30° = ½, cos 60° = ½, tan 45° = 1

Perhatikan syarat penggunaan rumus, arti setiap variabel, dan domain nilai yang diperbolehkan.

🧩 Contoh Masalah

Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi depan sudut θ sepanjang 3, sisi samping 4, dan sisi miring 5. Tentukan sin θ, cos θ, dan tan θ.

DIKETAHUI
Sisi depan 3, sisi samping 4, dan sisi miring 5
DITANYAKAN
Ketiga perbandingan trigonometri untuk sudut θ

✏️ Penyelesaian Langkah demi Langkah

  1. sin θ = depan dibagi miring = 35
  2. cos θ = samping dibagi miring = 45
  3. tan θ = depan dibagi samping = 34
  4. Periksa hubungannya: sin θ ÷ cos θ = (35) ÷ (45) = 3/4, yang memang sama dengan tan θ
Kesimpulan: Nilainya berturut-turut adalah sin θ = 3/5, cos θ = 4/5, dan tan θ = 3/4.

🔍 Strategi Berpikir

Hubungan tan θ = sin θ / cos θ bukan rumus terpisah yang harus dihafal. Kalau sinus dan cosinus dibagi, sisi miringnya saling menghapus dan yang tersisa persis sisi depan dibagi sisi samping. Menurunkan sendiri hubungan seperti ini mengurangi banyak hafalan.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Sebuah tangga sepanjang 6 m bersandar pada dinding dan membentuk sudut 60° dengan tanah. Tangga adalah sisi miring. Tinggi ujung tangga pada dinding berada di depan sudut, jadi tingginya 6 × sin 60° = 6 × (½√3) = 3√3 m, sekitar 5,2 m. Jarak kaki tangga ke dinding berada di samping sudut, yaitu 6 × cos 60° = 6 × ½ = 3 m.

Cek jawaban dengan Pythagoras. Kuadrat jarak kaki adalah 3² = 9 dan kuadrat tinggi adalah (3√3)² = 27. Jumlahnya 36, sama dengan 6², panjang tangga. Cara ini juga membongkar salah pilih sin atau cos. Kalau tertukar, tinggi dan jarak akan terbalik menjadi 3 m dan 5,2 m.

⚠️ Kekeliruan yang Sering Muncul

  • Menentukan sisi depan dan samping tanpa memperhatikan sudut mana yang sedang ditinjau.
  • Memakai perbandingan trigonometri pada segitiga yang bukan siku-siku.
  • Menuliskan nilai sinus lebih dari 1, padahal sisi depan tidak mungkin lebih panjang dari sisi miring.

🎯 Latihan Mandiri

Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi depan 5, sisi samping 12, dan sisi miring 13. Tentukan sin θ dan cos θ.

Lihat pembahasan setelah mencoba
sin θ = 513 dan cos θ = 12/13. Periksa: (513)² + (1213)² = (25 + 144)/169 = 1, sesuai identitas dasar.

✅ Refleksi

Gambarlah dua segitiga siku-siku bersudut 30° dengan ukuran berbeda, lalu hitung sin 30° pada keduanya. Jelaskan mengapa hasilnya sama meskipun ukurannya berbeda.

📚 Catatan pembelajaran: materi disusun sebagai kerangka umum Matematika SMA dan dapat diselaraskan dengan CP, TP, ATP, asesmen, serta kebijakan Kurikulum Merdeka di sekolah.