Matematika SMP / Kelas VII / Semester 2
PEMBERHENTIAN 3 DARI 18

Garis dan Sudut

Jenis dan hubungan sudut

💡 Konsep intinya

Sudut terbentuk dari dua sinar garis yang bertemu di satu titik. Besarnya diukur dalam derajat, dan satu putaran penuh sama dengan 360°. Yang perlu kamu kuasai bukan hanya nama sudut, tetapi hubungan antarsudut. Sudut berpenyiku berjumlah 90°. Sudut berpelurus berjumlah 180°. Sudut bertolak belakang selalu sama besar. Dengan hubungan ini kamu bisa mencari sudut yang belum diketahui tanpa busur derajat.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Tukang bangunan memakai hubungan sudut untuk memastikan pojok tembok benar-benar siku. Sudut juga menentukan kemiringan tangga yang aman dan arah pada kompas. Kamera pengawas pun dipasang dengan sudut tertentu supaya seluruh ruangan terlihat tanpa titik buta.

⚡ Rumus praktis

Berpenyiku: a + b = 90°
Berpelurus: a + b = 180°
Sudut bertolak belakang sama besar
Satu putaran penuh = 360°

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Dua sudut saling berpelurus. Sudut pertama besarnya 65°. Berapa besar sudut kedua?

DIKETAHUI
Kedua sudut berpelurus; sudut pertama = 65°
DITANYAKAN
Besar sudut kedua

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Sudut berpelurus berarti keduanya berjumlah 180°
  2. Misalkan sudut kedua adalah x, maka 65° + x = 180°
  3. Kurangi kedua ruas dengan 65°: x = 180° − 65°
  4. x = 115°
Kesimpulan: Besar sudut kedua adalah 115°.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Angka 180° bukan hafalan tanpa alasan. Dua sudut berpelurus terletak pada satu garis lurus, dan garis lurus adalah setengah putaran. Satu putaran penuh 360°, jadi setengahnya 180°.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Pada dua garis yang berpotongan, sudut yang bertolak belakang sama besar. Misalkan satu sudut berukuran (3x + 10)° dan sudut bertolak belakangnya (5x − 20)°. Samakan keduanya: 3x + 10 = 5x − 20. Pindahkan suku, sehingga 30 = 2x dan x = 15. Besar sudutnya 3(15) + 10 = 55°. Sudut yang berdampingan berpelurus dengannya, yaitu 180° − 55° = 125°.

Periksa lewat sudut bertolak belakang yang satunya: 5(15) − 20 = 55°, sama dengan hitungan pertama. Periksa juga 55° + 125° = 180°, sesuai aturan sudut berpelurus. Dua pemeriksaan ini menutup dua kemungkinan salah, yaitu salah menyelesaikan persamaan dan salah memilih hubungan sudut. Satu hal lagi, jangan lupa tanda derajat. Jawabannya 125°, bukan hanya 125.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Menukar berpenyiku dengan berpelurus, sehingga memakai 90° padahal seharusnya 180°.
  • Lupa menulis satuan derajat pada jawaban.
  • Mengira sudut yang tampak lebih besar pada gambar pasti nilainya lebih besar. Gambar sering tidak dibuat sesuai ukuran sebenarnya.

🎯 Sekarang giliranmu

Dua sudut saling berpenyiku. Salah satunya 38°. Berapa besar sudut yang lain?

Lihat jawaban setelah mencoba
Karena berpenyiku, jumlahnya 90°. Maka sudut yang lain = 90° − 38° = 52°.

✅ Cek pemahaman

Cari dua garis yang berpotongan di sekitarmu, misalnya rangka jendela. Tunjukkan pasangan sudut bertolak belakang dan pasangan sudut berpelurus pada bentuk itu.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.