💡 Konsep intinya
Prisma adalah bangun ruang dengan dua alas yang sejajar, sama bentuk, dan sama besar. Kedua alas itu dihubungkan oleh sisi tegak berbentuk persegi panjang. Nama prisma mengikuti bentuk alasnya, misalnya prisma segitiga atau prisma segi lima. Cara membayangkannya mudah. Prisma seperti alasnya yang ditumpuk berulang-ulang ke atas setinggi t. Karena itu volumenya adalah luas alas dikalikan tinggi.
🌍 Di mana konsep ini dipakai
Bentuk prisma dipakai pada atap rumah pelana, tenda, cokelat batangan segitiga, dan penampang saluran air. Dalam teknik sipil, volume prisma dipakai untuk menghitung kebutuhan material pada galian yang penampangnya sama sepanjang lintasan.
⚡ Rumus praktis
Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.
🧩 Contoh masalah
Sebuah prisma memiliki alas berbentuk segitiga dengan alas 6 cm dan tinggi segitiga 4 cm. Tinggi prismanya 10 cm. Hitunglah volumenya.
Alas segitiga = 6 cm; tinggi segitiga = 4 cm; tinggi prisma = 10 cm
Volume prisma
✏️ Penyelesaian langkah demi langkah
- Hitung luas alas yang berbentuk segitiga: L = ½ × 6 × 4
- L = 12 cm²
- Pakai rumus volume prisma: V = luas alas × tinggi prisma
- V = 12 × 10 = 120 cm³
🔍 Kenapa cara ini bekerja?
Rumus luas alas dikali tinggi berlaku untuk semua prisma, apa pun bentuk alasnya. Yang berubah hanya cara menghitung luas alasnya. Karena itu, rumus luas bangun datar dari kelas VII sangat menentukan di bab ini.
🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan
Alas sebuah prisma berbentuk trapesium dengan sisi sejajar 8 cm dan 4 cm serta tinggi trapesium 3 cm. Tinggi prismanya 15 cm. Luas alas = ½ × (8 + 4) × 3 = 18 cm². Volume = 18 × 15 = 270 cm³.
Soal seperti ini sering digambar dengan prisma yang direbahkan, seperti tenda atau potongan keju. Pada gambar rebah, tinggi prisma adalah jarak antara kedua alas, bukan ukuran yang tampak tegak di kertas. Caranya, cari dua bidang yang sama bentuk dan sejajar. Itulah alas. Lalu ukur jarak di antara keduanya. Pada contoh ini, tinggi 15 cm tetap dipakai walau gambarnya rebah, sedangkan 3 cm hanya tinggi trapesium.
⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi
- Tertukar antara tinggi segitiga alas dan tinggi prisma. Keduanya angka berbeda, tetapi sering sama-sama disebut 'tinggi' di soal.
- Lupa mengalikan setengah saat menghitung luas alas segitiga.
- Memakai rumus limas yang memuat sepertiga, padahal bangunnya prisma.
🎯 Sekarang giliranmu
Sebuah prisma beralas persegi dengan sisi 5 cm dan tinggi prisma 12 cm. Hitunglah volumenya.
Lihat jawaban setelah mencoba
✅ Cek pemahaman
Jelaskan mengapa balok bisa disebut prisma. Apa bentuk alas balok? Apakah rumus luas alas dikali tinggi memberi hasil yang sama dengan p × l × t?