Belajar Python 2
Mengenal Apa Itu List

oleh: Suryo Adhy Chandra, ST

Ilustrasi list Python

List adalah tempat menyimpan banyak data dalam satu variabel. Kalau variabel biasa seperti satu kotak, maka list seperti rak yang memiliki banyak kotak kecil di dalamnya.

List ditulis memakai tanda kurung siku [ ]. Data di dalam list dipisahkan dengan koma.

Bayangkan kamu mencatat daftar belanja ke pasar. Kamu tentu tidak membuat satu kertas untuk setiap barang; kamu menulis semuanya dalam satu daftar, lalu mencoret, menambah, atau mengganti barang di dalamnya sesuai kebutuhan. Itulah gagasan di balik list. Tanpa list, kita terpaksa membuat variabel barang1, barang2, barang3, dan seterusnya, yang jelas merepotkan jika datanya ada seratus buah. Dengan list, seratus data cukup disimpan di satu variabel dan bisa diperlakukan sebagai satu kesatuan.

Hal penting lain: urutan data di dalam list selalu terjaga, dan satu list boleh memuat jenis data yang berbeda-beda. Di bab ini kamu akan belajar membuat list, membaca bagian tertentu, menambah dan menghapus isi, mengurutkan, serta mengenali kesalahan yang paling sering terjadi.

1. Membuat list

buah = ["apel", "jeruk", "mangga"] angka = [10, 20, 30, 40] campuran = ["Budi", 13, "7A"]

2. Mengambil data list

Data list memiliki nomor urut yang disebut index. Dalam Python, index dimulai dari angka 0.

buah = ["apel", "jeruk", "mangga"] print(buah[0]) # apel print(buah[1]) # jeruk print(buah[2]) # mangga

3. Mengubah dan menambah data list

buah = ["apel", "jeruk", "mangga"] buah[1] = "pisang" buah.append("semangka") print(buah)

List cocok digunakan ketika data masih bisa berubah, misalnya daftar belanja, daftar nilai, daftar siswa, atau daftar makanan favorit.

4. Index negatif dan mengambil sebagian data

Selain menghitung dari depan, Python membolehkan kita menghitung dari belakang memakai index negatif. Index -1 berarti data paling akhir, -2 data kedua dari belakang, dan seterusnya. Untuk mengambil beberapa data sekaligus kita memakai slicing dengan format [awal:akhir]. Data pada index awal ikut diambil, sedangkan data pada index akhir tidak.

buah = ["apel", "jeruk", "mangga"] print(len(buah)) print(buah[-1]) print(buah[0:2])
3 mangga ['apel', 'jeruk']

Fungsi len() menghitung jumlah data (hasilnya 3). Baris kedua mengambil data terakhir, yaitu mangga. Baris ketiga mengambil index 0 dan 1 saja, sehingga mangga yang berada di index 2 tidak ikut.

5. Menyisipkan, menghapus, dan memeriksa data

Method append() selalu menambah di ujung list. Jika ingin menaruh data di posisi tertentu, pakai insert(index, data). Untuk menghapus tersedia remove(data) yang mencari berdasarkan isi, dan pop() yang membuang sekaligus mengembalikan data terakhir. Kata kunci in dipakai untuk memeriksa apakah suatu data ada di dalam list.

buah = ["apel", "jeruk", "mangga"] buah.insert(1, "pisang") print(buah) buah.remove("jeruk") print(buah) terakhir = buah.pop() print(terakhir, buah) print("apel" in buah)
['apel', 'pisang', 'jeruk', 'mangga'] ['apel', 'pisang', 'mangga'] mangga ['apel', 'pisang'] True

Baris insert(1, "pisang") menyelipkan pisang di index 1 sehingga jeruk dan mangga bergeser satu tempat ke kanan. Setelah remove("jeruk"), jeruk hilang dari list. Lalu pop() mengambil mangga yang berada paling belakang; nilainya kita simpan ke variabel terakhir. Hasil terakhir True berarti apel memang masih ada di dalam list.

6. Mengurutkan dan menghitung isi list

Untuk list berisi angka, Python menyediakan sort() untuk mengurutkan, serta fungsi max(), min(), dan sum() untuk mencari nilai terbesar, terkecil, dan jumlah. Tambahkan reverse=True jika ingin urutan dari besar ke kecil.

nilai = [80, 95, 70, 88] nilai.sort() print(nilai) nilai.sort(reverse=True) print(nilai) print(max(nilai), min(nilai), sum(nilai)) print(sum(nilai) / len(nilai))
[70, 80, 88, 95] [95, 88, 80, 70] 95 70 333 83.25

Rata-rata didapat dari jumlah dibagi banyaknya data, yaitu 333 dibagi 4 sama dengan 83.25. Ingat bahwa sort() mengubah list aslinya, jadi urutan lama tidak bisa dikembalikan kecuali kita menyalinnya lebih dulu.

7. Kesalahan yang sering terjadi

Index di luar jangkauan. List berisi tiga data hanya punya index 0, 1, dan 2. Memanggil buah[3] menghasilkan IndexError: list index out of range. Ingat selalu bahwa index terakhir adalah jumlah data dikurangi satu.
Menghapus data yang tidak ada. Memanggil buah.remove("kiwi") padahal kiwi tidak ada menghasilkan ValueError: list.remove(x): x not in list. Periksa dulu dengan in.
Memakai teks sebagai index. Menulis buah["0"] menghasilkan TypeError: list indices must be integers or slices, not str. Index harus berupa bilangan bulat tanpa tanda petik.
pop pada list kosong. Memanggil pop() pada list kosong menghasilkan IndexError: pop from empty list.

8. Ringkasan

9. Latihan

  1. Buat list hewan berisi "kucing", "kelinci", dan "ikan", lalu cetak data yang paling terakhir tanpa menulis angka index positif.
    Lihat jawaban
    hewan = ["kucing", "kelinci", "ikan"] print(hewan[-1])
    Keluarannya ikan.
  2. Dari list [5, 12, 7, 20], hitung dan cetak rata-ratanya.
    Lihat jawaban
    angka = [5, 12, 7, 20] print(sum(angka) / len(angka))
    Jumlahnya 44, dibagi 4 menghasilkan 11.0.
  3. Mulai dari list ["a", "b", "c"], tambahkan "d" di akhir lalu sisipkan "z" di posisi paling depan. Cetak hasilnya.
    Lihat jawaban
    huruf = ["a", "b", "c"] huruf.append("d") huruf.insert(0, "z") print(huruf)
    Keluarannya ['z', 'a', 'b', 'c', 'd'].
  4. Periksa apakah "mangga" ada di list ["apel", "jeruk"].
    Lihat jawaban
    print("mangga" in ["apel", "jeruk"])
    Keluarannya False.
← Kembali Ke Daftar Pelajaran Python #1