Matematika SD / Kelas 3 / Semester 2
PEMBERHENTIAN 15 DARI 15

Diagram batang awal

Membaca diagram sederhana

💡 Konsep intinya

Diagram batang adalah cara menyajikan data dengan batang-batang berdiri yang tingginya menunjukkan besar suatu nilai. Semakin tinggi batangnya, semakin besar nilai yang diwakilinya. Untuk membaca diagram batang, kita harus melihat tinggi tiap batang lalu mencocokkannya dengan angka pada garis sumbu di samping diagram, supaya kita bisa membandingkan nilai antar kategori dengan cepat.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Diagram batang dipakai saat kios buah menampilkan data penjualan harian, saat sekolah menampilkan data kehadiran siswa tiap hari, atau saat menampilkan data tabungan mingguan di rumah.

⚡ Prinsip praktis

Tinggi batang pada diagram sebanding dengan besar nilai yang diwakilinya
Batang tertinggi menunjukkan nilai terbesar, batang terendah menunjukkan nilai terkecil
Selisih dua nilai dicari dengan mengurangi nilai yang lebih besar dengan nilai yang lebih kecil

🧩 Contoh masalah

Diagram batang menunjukkan jumlah buah yang terjual di sebuah kios selama empat hari: Senin 5 buah, Selasa 8 buah, Rabu 3 buah, dan Kamis 6 buah. Hari apa penjualan tertinggi, dan berapa selisihnya dengan hari penjualan terendah?

DIKETAHUI
Senin 5, Selasa 8, Rabu 3, Kamis 6 (dalam buah)
DITANYAKAN
Hari dengan penjualan tertinggi dan selisihnya dengan hari terendah

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Baca tinggi tiap batang sesuai angka yang tertulis pada sumbu diagram
  2. Bandingkan keempat nilai: 5, 8, 3, dan 6
  3. Nilai tertinggi adalah 8 pada hari Selasa, nilai terendah adalah 3 pada hari Rabu
  4. Hitung selisihnya: 8 − 3 = 5
Kesimpulan: Penjualan tertinggi terjadi hari Selasa dengan 8 buah, dan selisihnya dengan hari terendah, yaitu Rabu dengan 3 buah, adalah 5 buah.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Diagram batang memudahkan kita membandingkan angka secara visual karena tinggi batang langsung mewakili besar nilainya. Dengan melihat batang mana yang paling menjulang dan mana yang paling pendek, kita bisa langsung menemukan nilai tertinggi dan terendah tanpa harus membaca satu per satu angka aslinya terlebih dahulu.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Membaca tinggi batang dari titik yang tidak sejajar dengan garis angka pada sumbu, sehingga nilainya salah dibaca.
  • Menjumlahkan semua nilai padahal yang ditanyakan adalah selisih antara nilai tertinggi dan terendah.
  • Tertukar menunjuk hari karena tidak memperhatikan urutan batang dari kiri ke kanan sesuai urutan hari.

🎯 Sekarang giliranmu

Diagram batang menunjukkan uang tabungan mingguan seorang anak: Senin Rp2.000, Selasa Rp1.000, Rabu Rp4.000, dan Kamis Rp3.000. Hari apa tabungannya paling sedikit, dan berapa selisihnya dengan hari tabungan paling banyak?

Lihat jawaban setelah mencoba
Tabungan paling sedikit terjadi hari Selasa (Rp1.000), dan paling banyak hari Rabu (Rp4.000). Selisihnya adalah Rp4.000 − Rp1.000 = Rp3.000.

✅ Cek pemahaman

Kalau ada dua batang pada diagram yang tingginya persis sama, apa artinya bagi data yang diwakili kedua batang itu? Jelaskan jawabanmu.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).