💡 Konsep intinya
Perkalian dengan bilangan 2 digit bisa dikerjakan dengan strategi memecah salah satu faktor menjadi puluhan dan satuan, lalu mengalikan tiap bagian secara terpisah sebelum menjumlahkan hasilnya. Strategi ini disebut sifat distributif, dan sangat membantu karena mengalikan dengan bilangan bulat puluhan (seperti 10 atau 20) jauh lebih mudah daripada langsung mengalikan dua bilangan 2 digit sekaligus.
🌍 Di mana konsep ini dipakai
Strategi ini dipakai saat menghitung jumlah kursi di gedung pertunjukan dari banyak baris dan kursi per baris, atau menghitung total buah dari beberapa krat, ketika kedua angka yang dikalikan sudah dua digit sehingga tabel perkalian dasar saja tidak cukup.
⚡ Prinsip praktis
🧩 Contoh masalah
Sebuah gedung pertunjukan punya 23 baris kursi, setiap baris berisi 14 kursi. Berapa jumlah kursi seluruhnya?
23 baris, 14 kursi tiap baris
Jumlah kursi seluruhnya
✏️ Penyelesaian langkah demi langkah
- Pecah 14 menjadi 10 dan 4
- Kalikan 23×10 = 230
- Kalikan 23×4 = 92
- Jumlahkan kedua hasil: 230+92 = 322
🔍 Kenapa cara ini bekerja?
Mengalikan dengan bilangan puluhan seperti 10 sangat mudah karena hasilnya tinggal menempelkan angka nol. Dengan memecah 14 menjadi 10 dan 4, perkalian yang tadinya sulit dibayangkan langsung berubah menjadi dua perkalian sederhana yang tinggal dijumlahkan, dan hasil akhirnya tetap sama karena sifat distributif menjamin 23×14 sama dengan (23×10)+(23×4).
⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi
- Hanya mengalikan bagian puluhannya saja (23×10=230) dan lupa menambahkan hasil kali bagian satuan (23×4=92), sehingga jawaban akhirnya kurang.
- Mengalikan digit-digit secara acak seperti mengalikan satuan dengan satuan saja dan puluhan dengan puluhan saja lalu menjumlahkannya tanpa memperhatikan nilai tempat.
- Lupa menuliskan angka nol saat mengalikan dengan puluhan, misalnya menulis 23×10 sebagai 23 alih-alih 230.
🎯 Sekarang giliranmu
Pak Budi memiliki 16 krat jeruk, setiap krat berisi 24 buah jeruk. Berapa jumlah jeruk seluruhnya?
Lihat jawaban setelah mencoba
✅ Cek pemahaman
Coba jelaskan dengan kalimatmu sendiri kenapa 23×14 bisa dihitung dengan memecah 14 menjadi 10 dan 4, lalu menjumlahkan dua hasil kali terpisah, bukan mengalikan digit satu-satu secara acak.