Matematika SD / Kelas 4 / Semester 1
PEMBERHENTIAN 9 DARI 12

Masalah faktor/kelipatan

Konteks nyata

💡 Konsep intinya

Sebagian masalah sehari-hari membutuhkan faktor dan kelipatan sekaligus. Untuk menentukan kapan dua kejadian yang berulang secara berbeda akan terjadi bersamaan, kita mencari kelipatan yang sama dari kedua bilangan itu. Sebaliknya, untuk menentukan jumlah kelompok terbesar yang bisa dibentuk dari beberapa jenis barang sekaligus tanpa sisa, kita mencari faktor yang sama dari bilangan-bilangan itu.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Masalah seperti ini muncul saat menentukan kapan dua bel sekolah berbunyi bersamaan, atau saat membungkus beberapa jenis buah ke dalam kantong dengan isi sama banyak tiap jenisnya dan ingin kantong yang dihasilkan sebanyak mungkin.

⚡ Prinsip praktis

Untuk kejadian berulang yang bertemu bersamaan, cari kelipatan yang sama dari kedua bilangan
Untuk membagi rata beberapa jenis barang sekaligus tanpa sisa, cari faktor yang sama dari kedua bilangan
Bandingkan daftar kelipatan atau daftar faktor kedua bilangan untuk menemukan angka yang muncul di keduanya

🧩 Contoh masalah

Bel istirahat berbunyi setiap kelipatan 8 menit, dan bel ganti pelajaran berbunyi setiap kelipatan 12 menit, terhitung sejak jam pertama dimulai. Pada menit keberapa kedua bel itu akan berbunyi bersamaan untuk pertama kalinya?

DIKETAHUI
Bel istirahat setiap kelipatan 8, bel ganti pelajaran setiap kelipatan 12
DITANYAKAN
Menit pertama kedua bel berbunyi bersamaan

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Daftar kelipatan 8: 8, 16, 24, 32, 40, 48, 56
  2. Daftar kelipatan 12: 12, 24, 36, 48, 60
  3. Bandingkan kedua daftar untuk mencari angka yang muncul di keduanya
  4. Angka yang sama-sama muncul paling awal adalah 24
Kesimpulan: Kedua bel akan berbunyi bersamaan untuk pertama kalinya pada menit ke-24.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Kelipatan yang sama dari dua bilangan menunjukkan titik waktu di mana kedua pola pengulangan itu 'bertemu' kembali. Karena 24 adalah kelipatan 8 (8×3) sekaligus kelipatan 12 (12×2), pada menit itu kedua bel pasti berbunyi di waktu yang sama, dan ini adalah pertemuan pertama karena tidak ada angka sebelumnya yang muncul di kedua daftar.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Berhenti mendaftar kelipatan terlalu awal sebelum menemukan angka yang sama, sehingga menyimpulkan seolah-olah kedua bel tidak akan pernah bersamaan.
  • Menjumlahkan 8+12=20 dan menganggap itu jawabannya, padahal 20 bukan kelipatan dari 8 maupun 12.
  • Hanya mendaftar kelipatan salah satu bilangan saja, lalu menebak angka yang mirip tanpa membandingkan dengan daftar bilangan yang lain.

🎯 Sekarang giliranmu

Ibu punya 18 apel dan 24 jeruk. Ia ingin membungkus keduanya ke dalam beberapa kantong dengan isi sama banyak tiap jenis buah tanpa sisa, dan ingin kantong yang dihasilkan sebanyak mungkin. Berapa kantong terbanyak yang bisa dibuat?

Lihat jawaban setelah mencoba
Faktor 18: 1,2,3,6,9,18. Faktor 24: 1,2,3,4,6,8,12,24. Faktor yang sama terbesar adalah 6, jadi bisa dibuat 6 kantong, masing-masing berisi 3 apel dan 4 jeruk.

✅ Cek pemahaman

Coba jelaskan dengan kalimatmu sendiri bedanya mencari 'kelipatan yang sama' pada soal bel sekolah dengan mencari 'faktor yang sama' pada soal membagi buah ke kantong.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).