Matematika SD / Kelas 4 / Semester 2
PEMBERHENTIAN 13 DARI 15

Dekomposisi

Mengurai bangun dengan berbagai cara

💡 Konsep intinya

Dekomposisi bangun datar berarti mengurai satu bangun gabungan yang rumit menjadi beberapa bangun sederhana seperti persegi, persegi panjang, atau segitiga, dengan cara menarik garis bantu. Satu bangun gabungan yang sama bisa diurai dengan lebih dari satu cara, tergantung ke mana garis bantu itu ditarik, tetapi semua cara pengurain yang benar akan menghasilkan luas total yang sama. Dekomposisi berguna untuk menghitung luas bangun yang bentuknya tidak umum, dengan cara menjumlahkan luas bangun-bangun sederhana hasil pengurainya.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Dekomposisi dipakai saat menghitung luas ruangan berbentuk L pada denah rumah, atau saat menghitung luas taman berbentuk tidak umum dengan cara membaginya menjadi beberapa bagian persegi panjang yang lebih sederhana.

⚡ Prinsip praktis

Dekomposisi bangun datar berarti mengurai satu bangun rumit menjadi beberapa bangun sederhana dengan garis bantu.
Satu bangun bisa diurai dengan lebih dari satu cara, tetapi luas totalnya akan tetap sama.
Luas bangun gabungan = jumlah luas semua bangun sederhana hasil pengurainya.

🧩 Contoh masalah

Sebuah ruang tamu berbentuk seperti huruf T, yaitu gabungan dari bagian utama berukuran panjang 6 m dan lebar 4 m, dengan bagian tambahan menonjol berukuran panjang 2 m dan lebar 3 m di salah satu sisinya. Made ingin menghitung luas total ruang tamu itu dengan cara menguraikannya menjadi 2 bangun persegi panjang.

DIKETAHUI
Bagian utama: panjang 6 m, lebar 4 m; bagian tambahan: panjang 2 m, lebar 3 m
DITANYAKAN
Luas total ruang tamu, dihitung dari luas kedua persegi panjang hasil pengurain

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Ruang tamu diurai dengan menarik garis bantu, sehingga terbagi menjadi 2 persegi panjang: bagian utama dan bagian tambahan
  2. Luas bagian utama dihitung: 6 m × 4 m = 24 m persegi
  3. Luas bagian tambahan dihitung: 2 m × 3 m = 6 m persegi
  4. Kedua luas itu dijumlahkan: 24 + 6 = 30 m persegi
Kesimpulan: Luas total ruang tamu berbentuk T itu adalah 30 meter persegi.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Menguraikan bangun yang rumit menjadi bangun-bangun persegi panjang yang lebih sederhana memudahkan perhitungan, karena luas persegi panjang sudah diketahui caranya (panjang dikali lebar). Selama garis bantu ditarik dengan benar sehingga tidak ada bagian yang terhitung dua kali atau terlewat, hasil penjumlahan luas bagian-bagiannya akan sama dengan luas bangun aslinya, walaupun garis bantunya bisa ditarik dengan cara yang berbeda.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Menarik garis bantu sehingga ada bagian ruangan yang terhitung dua kali dalam kedua persegi panjang, membuat hasil luas total menjadi lebih besar dari yang sebenarnya.
  • Melewatkan bagian tambahan yang menonjol karena dianggap tidak penting, sehingga hasil luas total menjadi kurang dari yang sebenarnya.
  • Mengira hanya ada satu cara benar untuk menguraikan bangun berbentuk T, padahal garis bantu bisa ditarik dari sisi yang berbeda asalkan kedua persegi panjang hasilnya tetap mewakili seluruh ruangan tanpa tumpang tindih.

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah lahan berbentuk L merupakan gabungan dari bagian utama berukuran panjang 10 m dan lebar 5 m, dengan bagian yang terpotong di salah satu sudutnya berukuran panjang 4 m dan lebar 2 m. Hitunglah luas lahan berbentuk L itu.

Lihat jawaban setelah mencoba
Luas lahan itu dihitung dengan menganggapnya sebagai persegi panjang penuh berukuran 10 m × 5 m = 50 m persegi, dikurangi bagian sudut yang terpotong berukuran 4 m × 2 m = 8 m persegi. Luas lahan berbentuk L itu adalah 50 − 8 = 42 meter persegi.

✅ Cek pemahaman

Ruang tamu berbentuk T pada soal tadi bisa juga diurai dengan cara menarik garis bantu yang berbeda dari yang sudah dicontohkan. Menurutmu, apakah hasil luas totalnya akan tetap 30 meter persegi walaupun garis bantunya ditarik dengan cara lain? Jelaskan alasanmu.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).