Matematika SD / Kelas 5 / Semester 2
PEMBERHENTIAN 7 DARI 16

Desimal

Hubungan pecahan-desimal

💡 Konsep intinya

Pecahan persepuluhan dan perseratusan berhubungan langsung dengan bilangan desimal. Angka di belakang koma pertama menunjukkan persepuluhan, dan angka kedua menunjukkan perseratusan. Karena itu, bilangan desimal bisa diubah menjadi pecahan dengan penyebut 10, 100, atau kelipatan 10 lainnya, tergantung banyaknya angka di belakang koma, dan sebaliknya.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Hubungan pecahan dan desimal dipakai saat membaca hasil timbangan digital atau alat ukur digital lain, yang biasanya menampilkan angka dalam bentuk desimal, bukan pecahan.

⚡ Prinsip praktis

Bilangan desimal dengan 1 angka di belakang koma sama dengan pecahan berpenyebut 10, misalnya 0,7 = 710.
Bilangan desimal dengan 2 angka di belakang koma sama dengan pecahan berpenyebut 100, misalnya 0,75 = 75100.
Pecahan biasa bisa diubah menjadi desimal dengan mengubah penyebutnya menjadi 10, 100, atau kelipatan 10 lainnya lebih dulu.

🧩 Contoh masalah

Timbangan digital di dapur menunjukkan berat gula sebanyak 0,75 kg. Ubahlah 0,75 menjadi pecahan biasa paling sederhana.

DIKETAHUI
Berat gula pada timbangan = 0,75 kg
DITANYAKAN
Bentuk pecahan biasa paling sederhana dari 0,75

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Karena ada 2 angka di belakang koma, 0,75 dibaca sebagai perseratusan, yaitu 75100
  2. FPB dari 75 dan 100 dicari, yaitu 25
  3. Pembilang dan penyebut sama-sama dibagi 25: 75 : 25 = 3, dan 100 : 25 = 4
  4. Hasil pembagian itu ditulis sebagai pecahan 34
Kesimpulan: 0,75 kg sama dengan 34 kg.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Posisi angka di belakang koma menentukan penyebut pecahannya: satu angka berarti persepuluhan (penyebut 10), dua angka berarti perseratusan (penyebut 100). Karena 0,75 punya dua angka di belakang koma, pecahan awalnya pasti berpenyebut 100, baru kemudian disederhanakan menjadi 3/4.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Salah menentukan penyebut awal karena tidak menghitung banyaknya angka di belakang koma, misalnya 0,75 langsung ditulis 75/10.
  • Lupa menyederhanakan pecahan hasil perubahan desimal, sehingga jawaban dibiarkan dalam bentuk 75/100.
  • Tertukar arah saat mengubah pecahan ke desimal, misalnya 34 ditulis 4,3 karena pembilang dan penyebutnya terbalik.

🎯 Sekarang giliranmu

Panjang pensil Doni adalah 35 meter. Ubahlah 35 menjadi bentuk desimal.

Lihat jawaban setelah mencoba
Penyebut 5 diubah menjadi 10 dengan mengalikan pembilang dan penyebut sama-sama dengan 2, sehingga 35 = 6/10. Karena satu angka di belakang koma berarti persepuluhan, 610 sama dengan 0,6.

✅ Cek pemahaman

Kenapa bilangan desimal dengan 2 angka di belakang koma harus diubah menjadi pecahan berpenyebut 100, bukan berpenyebut 10? Jelaskan dengan kata-katamu.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).