Matematika SD / Kelas 6 / Semester 2
PEMBERHENTIAN 16 DARI 18

Peluang sederhana

Pasti, mungkin dan tidak mungkin

💡 Konsep intinya

Suatu kejadian bisa digolongkan pasti terjadi, mungkin terjadi, atau tidak mungkin terjadi, dengan melihat seluruh isi yang ada di dalam suatu kumpulan. Di tingkat ini kita belum menghitung peluang dengan angka atau pecahan, cukup menentukan salah satu dari tiga golongan itu berdasarkan isi yang mendukung atau tidak mendukung.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Menentukan pasti, mungkin, atau tidak mungkin dipakai saat mengambil kelereng dari kantong tanpa melihat, meramal cuaca, atau menebak hasil lemparan dadu.

⚡ Prinsip praktis

Pasti terjadi: semua isi yang ada mendukung kejadian itu, tidak ada kemungkinan lain.
Tidak mungkin terjadi: tidak ada satu pun isi yang mendukung kejadian itu.
Mungkin terjadi: ada isi yang mendukung, tapi ada juga isi lain yang tidak, sehingga hasilnya belum pasti sebelum dicoba.

🧩 Contoh masalah

Sebuah kantong berisi 5 kelereng, semuanya berwarna merah dan berbentuk bulat, tidak ada warna lain. Rian mengambil 1 kelereng tanpa melihat. Tentukan status kejadian berikut: (a) kelereng yang terambil berwarna merah, (b) kelereng yang terambil berwarna biru, (c) kelereng yang terambil berbentuk bulat.

DIKETAHUI
Kantong berisi 5 kelereng, semuanya merah dan berbentuk bulat
DITANYAKAN
Status kejadian (a), (b), dan (c): pasti, mungkin, atau tidak mungkin

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Periksa isi kantong: seluruhnya berwarna merah, tidak ada warna lain
  2. Untuk (a) warna merah: karena semua isi kantong merah, apapun yang terambil pasti merah
  3. Untuk (b) warna biru: karena tidak ada satu pun kelereng biru di kantong, kejadian ini tidak mungkin terjadi
  4. Untuk (c) bentuk bulat: karena semua kelereng memang sudah berbentuk bulat sejak awal, kejadian ini juga pasti terjadi
Kesimpulan: (a) pasti terjadi, (b) tidak mungkin terjadi, (c) pasti terjadi.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Status suatu kejadian ditentukan oleh bagaimana seluruh isi kumpulan mendukung atau tidak mendukung kejadian itu, bukan dengan menebak-nebak. Kalau seluruh isi mendukung maka pasti terjadi, dan kalau tidak ada satu pun isi yang mendukung maka tidak mungkin terjadi.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Mengira mungkin terjadi berarti kejadian itu jarang terjadi, padahal artinya sekadar belum pasti karena ada dua kemungkinan hasil atau lebih
  • Menyebut suatu kejadian tidak mungkin padahal sebenarnya masih ada satu isi yang mendukungnya
  • Menentukan status kejadian tanpa memeriksa dulu seluruh isi kantong atau kotak, hanya menduga-duga

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah kotak berisi 3 bola kuning dan 2 bola hijau. Doni mengambil 1 bola tanpa melihat. Tentukan status kejadian: (a) bola yang terambil kuning atau hijau, (b) bola yang terambil berwarna hijau, (c) bola yang terambil berwarna ungu.

Lihat jawaban setelah mencoba
(a) pasti terjadi, karena semua isi kotak hanya kuning atau hijau; (b) mungkin terjadi, karena ada isi hijau tapi juga ada kuning; (c) tidak mungkin terjadi, karena tidak ada bola ungu di kotak.

✅ Cek pemahaman

Kalau sebuah kotak hanya berisi bola merah semua, apakah kejadian 'terambil bola merah' termasuk pasti, mungkin, atau tidak mungkin? Jelaskan alasanmu.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).