Matematika SD / Kelas 6 / Semester 2
PEMBERHENTIAN 9 DARI 18

Visualisasi ruang — tampak atas

Menggambarkan sudut pandang

💡 Konsep intinya

Tampak atas, yang juga disebut denah, adalah gambar 2 dimensi yang menunjukkan bentuk suatu benda atau susunan bangun ruang jika dilihat tegak lurus dari arah atas. Tampak atas menampilkan dimensi panjang dan lebar (posisi kiri-kanan dan depan-belakang), sedangkan tinggi tumpukan tidak terlihat langsung sehingga biasanya dituliskan sebagai angka pada tiap kotaknya.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Tampak atas dipakai tukang bangunan untuk membuat denah rumah atau ruangan, guru untuk mengatur denah posisi meja kelas, dan dalam permainan menyusun kubus seperti Minecraft yang digambarkan dari atas.

⚡ Prinsip praktis

Tampak atas (denah) = gambar benda dilihat tegak lurus dari atas, menampilkan panjang dan lebar.
Setiap kotak pada tampak atas mewakili satu posisi; angka pada kotak menunjukkan jumlah kubus yang ditumpuk di posisi itu.
Total kubus yang dipakai = jumlah seluruh angka pada tiap kotak tampak atas.

🧩 Contoh masalah

Sebuah susunan kubus terdiri dari 4 posisi membentuk persegi 2x2 dilihat dari atas. Posisi kiri-depan ditumpuk 3 kubus, kanan-depan 1 kubus, kiri-belakang 2 kubus, dan kanan-belakang 1 kubus. Deskripsikan tampak atas susunan ini beserta angka jumlah kubusnya, dan tentukan total kubus yang dipakai.

DIKETAHUI
4 posisi (2x2): kiri-depan=3, kanan-depan=1, kiri-belakang=2, kanan-belakang=1
DITANYAKAN
Deskripsi tampak atas beserta angkanya, dan total kubus yang dipakai

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Gambarkan denah 2 baris x 2 kolom sesuai posisi kiri-depan, kanan-depan, kiri-belakang, kanan-belakang.
  2. Tuliskan angka jumlah kubus tumpukan pada tiap kotak sesuai posisinya: 3, 1, 2, 1.
  3. Jumlahkan semua angka pada tiap kotak untuk mendapatkan total kubus: 3+1+2+1 = 7.
Kesimpulan: Tampak atas berupa denah 2x2 dengan angka 3, 1, 2, 1 pada tiap kotaknya, dan total kubus yang dipakai adalah 7 buah.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Tampak atas hanya menunjukkan posisi (panjang dan lebar), sehingga informasi tinggi tumpukan harus dituliskan sebagai angka pada tiap kotak, bukan digambarkan secara 3 dimensi. Inilah bedanya dengan tampak depan atau samping yang justru menunjukkan tinggi tapi menyembunyikan kedalaman.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Mencoba menggambar tampak atas dengan menunjukkan tinggi tumpukan secara visual (misalnya digambar bertingkat), padahal cukup ditulis dengan angka pada tiap kotak.
  • Menempatkan angka pada posisi kotak yang tertukar, misalnya kiri-depan tertukar dengan kanan-belakang, sehingga denahnya tidak sesuai susunan aslinya.
  • Menghitung total kubus dengan cara yang salah, misalnya mengalikan angka-angka pada denah alih-alih menjumlahkannya.

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah susunan kubus terdiri dari 3 posisi berjejer (1 baris x 3 kolom) dilihat dari atas, dengan jumlah kubus tumpukan berturut-turut 4, 2, dan 5. Deskripsikan tampak atasnya dan hitung total kubus yang digunakan.

Lihat jawaban setelah mencoba
Tampak atas berupa denah 1x3 dengan angka 4, 2, 5 pada tiap kotaknya. Total kubus = 4+2+5 = 11 buah.

✅ Cek pemahaman

Kalau dua susunan kubus yang berbeda tingginya ternyata punya tampak atas yang sama persis, apa yang bisa kamu simpulkan, dan informasi apa yang hilang dari gambar tampak atas saja?

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).