Matematika SMP / Kelas IX / Semester 1
PEMBERHENTIAN 2 DARI 15

Bentuk Akar

Memahami akar sebagai kebalikan pangkat

💡 Konsep intinya

Bentuk akar adalah kebalikan dari pangkat dua. Lambang √a menanyakan: bilangan berapa yang jika dikuadratkan hasilnya a? Beberapa akar hasilnya bilangan bulat, misalnya √49 = 7. Bilangan seperti 49 disebut kuadrat sempurna. Akar lainnya tidak begitu, misalnya √2. Nilainya desimal yang tidak berulang dan tidak berhenti. Bilangan seperti ini disebut bilangan irasional. Biasanya kita biarkan dalam bentuk akar supaya tetap tepat.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Akar kuadrat dipakai saat kita ingin pindah dari luas ke panjang sisi. Misalnya mencari sisi tanah dari luasnya, mencari sisi miring dengan Pythagoras, atau mencari jari-jari lingkaran dari luasnya.

⚡ Rumus praktis

√a × √a = a
√(a × b) = √a × √b
√(ab) = √a √b
Kuadrat sempurna: 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, 64, 81, 100

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Sederhanakan √72, lalu tentukan panjang sisi sebuah persegi yang luasnya 49 cm².

DIKETAHUI
Bentuk √72 dan luas persegi 49 cm²
DITANYAKAN
Bentuk akar paling sederhana dan panjang sisi persegi

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Cari faktor 72 yang merupakan kuadrat sempurna terbesar, yaitu 36. Jadi 72 = 36 × 2
  2. Pisahkan akarnya: √72 = √36 × √2
  3. Karena √36 = 6, hasilnya 6√2
  4. Untuk persegi, sisi = √luas = √49 = 7 cm
Kesimpulan: Bentuk sederhana √72 adalah 6√2, dan sisi persegi itu panjangnya 7 cm.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Kita sengaja memilih kuadrat sempurna yang terbesar supaya selesai dalam satu langkah. Kalau memakai faktor 4, hasilnya 2√18, yang masih bisa disederhanakan lagi menjadi 6√2. Jawabannya sama, hanya jalannya lebih panjang.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Sederhanakan √180. Cari kuadrat sempurna terbesar yang membagi 180, yaitu 36, karena 180 = 36 × 5. Maka √180 = √36 × √5 = 6√5.

Kita bisa memeriksa hasilnya dengan perkiraan. Karena 13² = 169 dan 14² = 196, nilai √180 ada di antara 13 dan 14. Sementara itu 6√5 ≈ 6 × 2,24 = 13,4. Angka itu memang di antara 13 dan 14, jadi hasilnya masuk akal.

Cara lain adalah mengkuadratkan hasilnya. (6√5)² = 6² × (√5)² = 36 × 5 = 180. Kita kembali ke bilangan semula. Pengujian ini juga menunjukkan bahwa angka 6 ikut dikuadratkan, bukan hanya akarnya.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Menulis √72 sebagai 36√2 karena faktor 36 tidak ikut diakarkan.
  • Mengira √(a + b) sama dengan √a + √b. Coba √(9 + 16) = 5, bukan 3 + 4 = 7.
  • Menjawab dengan bentuk akar yang sebenarnya masih bisa disederhanakan.

🎯 Sekarang giliranmu

Sederhanakan √50 dan √98.

Lihat jawaban setelah mencoba
√50 = √(25 × 2) = 5√2. Lalu √98 = √(49 × 2) = 7√2.

✅ Cek pemahaman

Hafalkan sepuluh kuadrat sempurna pertama. Lalu uji dirimu: sederhanakan √200 tanpa melihat catatan. Mengenali kuadrat sempurna adalah setengah dari pekerjaan di bab ini.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.