Matematika SMP / Kelas IX / Semester 2
PEMBERHENTIAN 3 DARI 16

Kerucut

Unsur dan jaring-jaring

💡 Konsep intinya

Kerucut adalah bangun ruang dengan satu alas lingkaran dan satu titik puncak. Alas dan puncak dihubungkan oleh selimut lengkung. Hubungannya dengan tabung mirip hubungan limas dengan prisma. Volume kerucut adalah sepertiga volume tabung yang alas dan tingginya sama. Ada dua ukuran yang harus kamu bedakan. Tinggi kerucut diukur lurus dari puncak ke pusat alas. Garis pelukis diukur dari puncak ke tepi alas. Keduanya dihubungkan oleh Teorema Pythagoras.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Kerucut ada pada topi ulang tahun, corong, cone es krim, dan atap menara. Tumpukan pasir atau gabah juga sering berbentuk kerucut. Volume kerucut dipakai untuk memperkirakan banyak bahan dalam tumpukan seperti itu.

⚡ Rumus praktis

Volume: V = ⅓πr²t
Garis pelukis: s = √(r² + t²)
Luas selimut: πrs
Luas permukaan: πr(r + s)

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Sebuah kerucut punya jari-jari 7 cm dan tinggi 12 cm. Hitunglah volumenya dengan π = 22/7. Lalu tentukan garis pelukisnya jika tingginya diubah menjadi 24 cm.

DIKETAHUI
r = 7 cm; t = 12 cm; π = 227; kasus kedua t = 24 cm
DITANYAKAN
Volume kerucut dan garis pelukis pada kasus kedua

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Volume = ⅓ × πr²t = ⅓ × 227 × 49 × 12
  2. Sederhanakan: 227 × 49 = 154, lalu ⅓ × 154 × 12 = 154 × 4 = 616 cm³
  3. Untuk kasus kedua, garis pelukis dicari dengan Pythagoras: s = √(r² + t²) = √(7² + 24²)
  4. s = √(49 + 576) = √625 = 25 cm
Kesimpulan: Volume kerucut itu 616 cm³, dan garis pelukisnya pada kasus kedua adalah 25 cm.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Garis pelukis selalu lebih panjang daripada tinggi dan jari-jari. Ia adalah sisi miring segitiga siku-siku yang dibentuk keduanya. Kalau hitunganmu menghasilkan garis pelukis yang lebih pendek dari tinggi, pasti ada yang keliru.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Sebuah topi pesta berbentuk kerucut, jari-jarinya 7 cm dan garis pelukisnya 25 cm. Tingginya belum diketahui. Dari Pythagoras, t = √(s² − r²) = √(625 − 49) = √576 = 24 cm. Volumenya ⅓ × 227 × 49 × 24 = ⅓ × 154 × 24 = 1.232 cm³. Luas selimut = πrs = 227 × 7 × 25 = 550 cm².

Soal ini membedakan bahan topi dari luas permukaan lengkap. Topi tidak punya alas, jadi kertas yang dibutuhkan hanya 550 cm². Luas permukaan penuh, dengan alas, adalah πr(r + s) = 227 × 7 × 32 = 704 cm². Itu sama dengan 550 + 154. Baca dulu apakah bangunnya tertutup atau terbuka, baru pilih rumusnya.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Memakai garis pelukis sebagai tinggi saat menghitung volume.
  • Lupa mengalikan sepertiga, sehingga volumenya jadi tiga kali lipat.
  • Memakai rumus luas selimut tabung, yaitu 2πrt, untuk kerucut.

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah kerucut berjari-jari 3 cm dan tinggi 10 cm. Hitunglah volumenya dengan π = 3,14.

Lihat jawaban setelah mencoba
V = ⅓ × 3,14 × 3² × 10 = ⅓ × 3,14 × 90 = 94,2 cm³.

✅ Cek pemahaman

Isi wadah kerucut dengan pasir, lalu tuang ke wadah tabung yang alas dan tingginya sama. Berapa kali tuang sampai tabung penuh? Percobaan ini membuktikan sendiri dari mana angka sepertiga berasal.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.