Matematika SMP / Kelas IX / Semester 2
PEMBERHENTIAN 4 DARI 16

Bola

Unsur dan sifat bola

💡 Konsep intinya

Bola adalah kumpulan semua titik dalam ruang yang jaraknya sama dari satu titik pusat. Bola bangun yang paling sederhana. Semua hitungannya hanya bergantung pada satu ukuran, yaitu jari-jari. Bola tidak punya alas, rusuk, atau titik sudut. Ada satu fakta menarik. Luas permukaan bola sama persis dengan luas selimut tabung yang membungkusnya dengan pas.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Bola dipakai pada bola olahraga, tangki gas bertekanan, kubah bangunan, dan bentuk planet. Alasannya sama: untuk volume tertentu, bola punya luas permukaan paling kecil. Bahan yang dibutuhkan paling sedikit, dan tekanan terbagi merata.

⚡ Rumus praktis

Volume: V = ⁴⁄₃πr³
Luas permukaan: L = 4πr²
Setengah bola padat: L = 3πr²
Seluruh perhitungan hanya bergantung pada r

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Sebuah bola berjari-jari 3 cm. Hitunglah volumenya dengan π = 3,14. Lalu hitung luas permukaan bola berjari-jari 7 cm dengan π = 22/7.

DIKETAHUI
Kasus pertama r = 3 cm; kasus kedua r = 7 cm
DITANYAKAN
Volume bola pertama dan luas permukaan bola kedua

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Volume = ⁴⁄₃πr³ = ⁴⁄₃ × 3,14 × 3³
  2. 3³ = 27, jadi V = ⁴⁄₃ × 3,14 × 27 = 4 × 3,14 × 9 = 113,04 cm³
  3. Luas permukaan = 4πr² = 4 × 227 × 7²
  4. 227 × 49 = 154, jadi L = 4 × 154 = 616 cm²
Kesimpulan: Volume bola pertama sekitar 113,04 cm³, dan luas permukaan bola kedua 616 cm².

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Perhatikan bahwa volume memakai r pangkat tiga, sedangkan luas permukaan memakai r pangkat dua. Kalau jari-jari digandakan, luas permukaan jadi empat kali lipat, tetapi volume jadi delapan kali lipat. Perbedaan ini menjelaskan mengapa benda besar punya isi yang jauh lebih banyak dibanding permukaannya.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Sebuah bola berdiameter 21 cm, jadi jari-jarinya 10,5 cm. Dengan π = 22/7, volumenya ⁴⁄₃ × 227 × 10,5³. Karena 10,5³ = 1.157,625, maka 227 × 1.157,625 = 22 × 165,375 = 3.638,25. Kalikan ⁴⁄₃, hasilnya 4.851 cm³. Luas permukaan = 4 × 227 × 10,5² = 4 × 22 × 15,75 = 1.386 cm².

Kita bisa memeriksa dengan kubus pembungkus. Bola itu muat tepat di dalam kubus berusuk 21 cm. Volume kubus 21³ = 9.261 cm³. Perbandingannya 4.8519.261 ≈ 0,52, yaitu sedikit di atas setengah. Untuk bola mana pun, perbandingan ini sekitar π/6 ≈ 0,5236. Kalau volume hasil hitunganmu jauh dari separuh volume kubus pembungkusnya, ada yang salah.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Tertukar antara r³ pada volume dan r² pada luas permukaan.
  • Memakai diameter sebagai jari-jari, sehingga volumenya jadi delapan kali lipat.
  • Lupa mengalikan empat pertiga, sehingga hanya menghitung πr³.

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah bola berjari-jari 6 cm. Hitunglah luas permukaannya dengan π = 3,14.

Lihat jawaban setelah mencoba
L = 4πr² = 4 × 3,14 × 6² = 4 × 3,14 × 36 = 452,16 cm².

✅ Cek pemahaman

Sebuah bola berjari-jari 5 cm dan sebuah kubus punya volume yang sama. Menurutmu, mana yang luas permukaannya lebih kecil? Hitung keduanya, lalu jelaskan mengapa bola disebut bentuk yang paling hemat.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.