Matematika SMP / Kelas IX / Semester 2
PEMBERHENTIAN 7 DARI 16

Statistika Lanjutan

Menganalisis dan membandingkan data

💡 Konsep intinya

Statistika di kelas IX menekankan membandingkan dan menarik kesimpulan, bukan hanya menghitung. Selain mean, median, modus, dan jangkauan, sekarang ada kuartil. Kuartil adalah tiga nilai yang membagi data terurut menjadi empat bagian sama banyak. Kuartil bawah (Q₁) membatasi seperempat data terendah. Kuartil tengah adalah median. Kuartil atas (Q₃) membatasi seperempat data tertinggi. Selisih Q₃ dan Q₁ disebut jangkauan antarkuartil. Nilai ini menunjukkan sebaran separuh data di bagian tengah.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Jangkauan antarkuartil tidak terpengaruh nilai yang ekstrem. Dalam laporan gaji, harga rumah, atau waktu pengiriman, ukuran ini menggambarkan keadaan kebanyakan orang dengan lebih jujur daripada rata-rata atau jangkauan biasa.

⚡ Rumus praktis

Q₂ = median seluruh data
Q₁ = median dari separuh data bawah
Q₃ = median dari separuh data atas
Jangkauan antarkuartil = Q₃ − Q₁

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Data nilai 11 siswa setelah diurutkan: 55, 60, 62, 65, 68, 70, 72, 75, 78, 85, 95. Tentukan Q₁, Q₂, Q₃, dan jangkauan antarkuartilnya.

DIKETAHUI
Sebelas data yang sudah terurut
DITANYAKAN
Ketiga kuartil dan jangkauan antarkuartil

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Banyak data 11, jadi Q₂ adalah data ke-6, yaitu 70
  2. Separuh data bawah adalah lima data pertama: 55, 60, 62, 65, 68. Mediannya data ke-3, jadi Q₁ = 62
  3. Separuh data atas adalah lima data terakhir: 72, 75, 78, 85, 95. Mediannya data ke-3, jadi Q₃ = 78
  4. Jangkauan antarkuartil = Q₃ − Q₁ = 78 − 62 = 16
Kesimpulan: Q₁ = 62, Q₂ = 70, Q₃ = 78, dan jangkauan antarkuartilnya 16.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Bandingkan jangkauan antarkuartil, yaitu 16, dengan jangkauan biasa, yaitu 95 − 55 = 40. Selisih yang besar ini menunjukkan bahwa data sebenarnya cukup rapat. Kesan menyebar luas hanya datang dari beberapa nilai di ujung. Inilah gunanya kuartil.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Data terurut dari 10 siswa: 4, 6, 7, 9, 10, 12, 13, 15, 18, 20. Banyak datanya genap, jadi Q₂ = (10 + 12)/2 = 11. Separuh bawah 4, 6, 7, 9, 10 punya median 7, jadi Q₁ = 7. Separuh atas 12, 13, 15, 18, 20 punya median 15, jadi Q₃ = 15. Jangkauan antarkuartil = 15 − 7 = 8.

Sekarang ganti nilai 20 dengan 60. Mean berubah dari 114 ÷ 10 = 11,4 menjadi 154 ÷ 10 = 15,4. Tetapi Q₁, Q₂, dan Q₃ tidak berubah sama sekali. Nilai yang melenceng jauh hanya mengubah data paling ujung, bukan nilai tengahnya. Karena itu jangkauan antarkuartil lebih bisa dipercaya pada data yang punya nilai ekstrem.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Menghitung kuartil tanpa mengurutkan data lebih dulu.
  • Memasukkan median ke separuh data bawah dan atas saat banyak datanya ganjil.
  • Tertukar antara jangkauan biasa dan jangkauan antarkuartil.

🎯 Sekarang giliranmu

Tentukan Q₁ dan Q₃ dari data terurut: 3, 5, 7, 8, 10, 12, 14, 16.

Lihat jawaban setelah mencoba
Banyak data 8, genap. Separuh bawah 3, 5, 7, 8 punya Q₁ = (5 + 7)/2 = 6. Separuh atas 10, 12, 14, 16 punya Q₃ = (12 + 14)/2 = 13.

✅ Cek pemahaman

Pakai data nilai kelasmu. Hitung jangkauan biasa dan jangkauan antarkuartilnya. Kalau selisih keduanya besar, apa artinya tentang sebaran nilai di kelasmu?

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.