Matematika SMP / Kelas VII / Semester 1
PEMBERHENTIAN 14 DARI 16

Latihan Soal HOTS

Strategi pemecahan masalah

💡 Konsep intinya

Soal HOTS bukan soal dengan angka lebih besar atau rumus lebih rumit. Bedanya, jalan penyelesaiannya tidak langsung terlihat. Informasi yang dibutuhkan bisa tersebar di beberapa kalimat. Ada juga informasi yang sebenarnya tidak diperlukan. Kadang jawabannya berupa keputusan, bukan sekadar hasil hitungan. Strategi yang membantu adalah membaca dua kali. Bacaan pertama untuk memahami cerita. Bacaan kedua untuk menandai angka dan menentukan apa yang ditanyakan.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Soal seperti ini mirip persoalan nyata. Di kehidupan nyata, tidak ada yang memberi tahu rumus mana yang harus dipakai. Saat memilih paket internet yang lebih hemat, atau toko yang lebih murah setelah ongkos kirim, kamu sebenarnya sedang mengerjakan soal HOTS.

⚡ Rumus praktis

Baca cerita → tandai angka → tentukan yang ditanya
Buang informasi yang tidak diperlukan
Kerjakan bertahap, satu pertanyaan kecil dahulu
Periksa kewajaran jawaban, bukan hanya kebenaran hitungan

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Toko A menjual beras Rp12.000 per kg dengan diskon 10% untuk pembelian minimal 5 kg. Toko B menjual Rp11.000 per kg tanpa diskon, tetapi ada ongkos kirim Rp8.000. Ibu ingin membeli 6 kg. Toko mana yang lebih murah?

DIKETAHUI
Toko A: Rp12.000/kg, diskon 10% untuk ≥ 5 kg. Toko B: Rp11.000/kg, ongkir Rp8.000. Pembelian 6 kg
DITANYAKAN
Toko yang total belanjanya lebih murah

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Periksa syarat diskon Toko A: 6 kg memenuhi syarat minimal 5 kg, jadi diskon berlaku
  2. Toko A sebelum diskon: 6 × 12.000 = Rp72.000, diskon 10% = Rp7.200, total = Rp64.800
  3. Toko B: 6 × 11.000 = Rp66.000, ditambah ongkir 8.000, total = Rp74.000
  4. Bandingkan: 64.800 < 74.000
Kesimpulan: Toko A lebih murah, dengan selisih Rp9.200.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Harga per kilogram di Toko B memang lebih murah, dan di situlah jebakannya. Yang menentukan bukan harga satuan, melainkan total yang benar-benar dibayar. Soal HOTS sering dibuat persis di titik ini. Informasi yang paling mencolok belum tentu yang paling menentukan.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Contoh HOTS lain. Ojek A memasang tarif tetap Rp5.000 ditambah Rp3.000 per km. Ojek B memasang tarif tetap Rp2.000 ditambah Rp4.000 per km. Mana yang lebih murah? Untuk 5 km: A = 5.000 + 15.000 = Rp20.000, B = 2.000 + 20.000 = Rp22.000, jadi A lebih murah. Untuk 2 km: A = 5.000 + 6.000 = Rp11.000, B = 2.000 + 8.000 = Rp10.000, jadi B lebih murah.

Jadi jawabannya bergantung pada jarak. Titik temunya ada di 3 km, saat keduanya sama-sama Rp14.000. Jarak pendek menguntungkan ojek B, jarak jauh menguntungkan ojek A. Pelajarannya, tidak semua soal punya satu jawaban tunggal. Jawaban yang bersyarat pun harus ditulis lengkap. Setelah menemukan satu jawaban, biasakan bertanya apakah jawaban itu tetap berlaku kalau angkanya diganti.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Langsung memilih Toko B karena harga per kilogramnya lebih rendah, tanpa menghitung total.
  • Memakai diskon tanpa memeriksa syaratnya. Kalau Ibu hanya membeli 3 kg, jawabannya berbeda.
  • Menghitung diskon dari harga satuan, lalu lupa mengalikannya dengan jumlah kilogram.

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah kolam terisi 35 bagian. Setelah dikuras 200 liter, tersisa 15 bagian. Berapa kapasitas penuh kolam itu?

Lihat jawaban setelah mencoba
Yang dikuras = 35 − 15 = 25 bagian, dan itu setara 200 liter. Maka 15 bagian = 100 liter, sehingga kapasitas penuh = 5 × 100 = 500 liter.

✅ Cek pemahaman

Ambil satu soal HOTS yang pernah membuatmu bingung. Tulis ulang ceritanya dengan kalimatmu sendiri dalam tiga baris. Sering kali sulitnya bukan di hitungan, tetapi di memahami ceritanya.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.