Matematika SMP / Kelas VII / Semester 2
PEMBERHENTIAN 12 DARI 18

Diagram Lingkaran

Membandingkan bagian data

💡 Konsep intinya

Diagram lingkaran menyajikan data sebagai potongan-potongan dari satu lingkaran utuh. Yang ditonjolkan bukan besar angkanya, tetapi porsi tiap bagian terhadap keseluruhan. Satu putaran penuh 360°. Jadi tiap bagian dihitung sebagai perbandingan terhadap total, lalu diubah menjadi sudut. Kalau ingin dalam persen, keseluruhannya dianggap 100%. Diagram ini hanya masuk akal kalau semua bagiannya benar-benar menyusun satu keseluruhan yang sama.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Diagram lingkaran dipakai untuk menampilkan komposisi. Contohnya pembagian anggaran belanja keluarga, persentase suara dalam pemilihan, penggunaan lahan suatu daerah, atau bagian pemasukan yang habis untuk tiap kebutuhan.

⚡ Rumus praktis

Sudut juring = (bagiantotal) × 360°
Persentase = (bagiantotal) × 100%
Jumlah seluruh juring = 360°
Jumlah seluruh persentase = 100%

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Dari 40 siswa, 16 memilih sepak bola, 12 memilih basket, 8 memilih voli, dan 4 memilih renang. Tentukan besar sudut juring untuk sepak bola dan persentasenya.

DIKETAHUI
Total = 40 siswa; sepak bola = 16 siswa
DITANYAKAN
Besar sudut juring dan persentase untuk sepak bola

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Hitung perbandingan bagian sepak bola terhadap keseluruhan: 1640
  2. Ubah menjadi sudut: (1640) × 360° = 0,4 × 360°
  3. Diperoleh sudut juring 144°
  4. Ubah menjadi persen: (1640) × 100% = 40%
Kesimpulan: Juring sepak bola besarnya 144° atau setara 40% dari seluruh lingkaran.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Kedua hasil itu menyatakan hal yang sama dengan satuan berbeda. 40% dari 360° memang 144°. Karena itu memeriksa jawaban mudah. Jumlah semua juring harus tepat 360°, dan jumlah semua persentase harus tepat 100%.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Uang saku Dani Rp60.000 seminggu. Rinciannya jajan Rp24.000, transportasi Rp15.000, tabungan Rp12.000, dan lain-lain Rp9.000. Sudut juring transportasi = (1560) × 360° = ¼ × 360° = 90°. Sudut juring tabungan = (1260) × 360° = ⅕ × 360° = 72°. Dengan cara yang sama, jajan 144° dan lain-lain 54°.

Pemeriksaannya ada dua. Jumlah sudut: 144° + 90° + 72° + 54° = 360°, tepat satu lingkaran. Jumlah persentase: jajan 40%, transportasi 25%, tabungan 20%, lain-lain 15%, totalnya 100%. Keduanya terpenuhi. Pecahan sederhana seperti ¼ dan ⅕ juga memudahkan perkiraan. Seperempat bagian pasti berupa sudut siku-siku. Kalau hasil hitunganmu jauh dari itu, periksa ulang. Buat sketsa kasar dulu sebelum memakai busur.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Memakai 100 sebagai pengali saat mencari sudut, sehingga hasilnya bukan derajat.
  • Menghitung persen dari bagian lain, bukan dari total keseluruhan.
  • Memakai diagram lingkaran untuk data yang bukan bagian dari satu keseluruhan, misalnya membandingkan jumlah penduduk beberapa negara.

🎯 Sekarang giliranmu

Dari data yang sama, tentukan besar sudut juring dan persentase untuk basket yang dipilih 12 siswa.

Lihat jawaban setelah mencoba
Sudut = (1240) × 360° = 108°. Persentase = (1240) × 100% = 30%. Periksa: 144° + 108° = 252°, dan sisanya untuk voli serta renang 108°.

✅ Cek pemahaman

Buat diagram lingkaran dari pembagian waktumu selama 24 jam, lalu periksa apakah jumlah semua juringnya tepat 360°. Kalau tidak, ada waktu yang belum kamu hitung.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.