Matematika SMP / Kelas VII / Semester 2
PEMBERHENTIAN 17 DARI 18

Latihan

Soal kontekstual bertahap

💡 Konsep intinya

Latihan yang efektif berbeda dari sekadar mengerjakan banyak soal. Yang menentukan bukan jumlahnya, tetapi variasi soal dan kebiasaan memeriksa. Soal kontekstual bertahap adalah satu cerita yang diikuti beberapa pertanyaan yang makin dalam. Jawaban sebelumnya dipakai untuk menjawab pertanyaan berikutnya. Soal seperti ini melatih ketelitian, sebab satu kesalahan di awal akan terbawa sampai akhir.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Soal bertahap mirip pekerjaan nyata. Misalnya menghitung anggaran acara sekolah. Kamu mulai dari jumlah peserta, lalu kebutuhan konsumsi, lalu total biaya, lalu iuran per orang. Setiap langkah bergantung pada langkah sebelumnya.

⚡ Rumus praktis

Baca cerita sekali penuh sebelum menjawab
Kerjakan bertahap, jangan melompat
Periksa jawaban sebelum memakainya di pertanyaan berikutnya
Perhatikan satuan pada setiap jawaban

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Sebuah taman berbentuk persegi panjang berukuran 15 m × 8 m. Di sekelilingnya akan dipasang pagar, dan seluruh permukaannya akan ditanami rumput. Harga pagar Rp45.000 per meter dan rumput Rp25.000 per m². Berapa total biayanya?

DIKETAHUI
Taman 15 m × 8 m; pagar Rp45.000/m; rumput Rp25.000/m²
DITANYAKAN
Total biaya pagar dan rumput

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Hitung keliling untuk pagar: K = 2 × (15 + 8) = 46 m
  2. Biaya pagar = 46 × 45.000 = Rp2.070.000
  3. Hitung luas untuk rumput: L = 15 × 8 = 120 m²
  4. Biaya rumput = 120 × 25.000 = Rp3.000.000, sehingga totalnya Rp5.070.000
Kesimpulan: Total biaya yang diperlukan adalah Rp5.070.000.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Soal ini menguji hal yang sering tertukar, yaitu kapan memakai keliling dan kapan memakai luas. Petunjuknya ada pada kata kerja. Memasang pagar berarti mengelilingi tepi, jadi keliling. Menanami permukaan berarti menutup daerah, jadi luas. Membaca kata kerja soal sering lebih menentukan daripada mengingat rumus.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Contoh bertahap lain. Lapangan berukuran 25 m × 12 m dikelilingi lintasan lari. Rina berlari 3 putaran dalam 8 menit. Berapa kecepatannya? Tahap pertama, keliling = 2 × (25 + 12) = 74 m. Tahap kedua, jarak 3 putaran = 3 × 74 = 222 m. Tahap ketiga, kecepatan = 222 ÷ 8 = 27,75 meter per menit.

Pada soal bertahap, godaan terbesar adalah membulatkan di tengah jalan. Kalau 27,75 kamu bulatkan menjadi 28 lalu dipakai di pertanyaan berikutnya, hasilnya bergeser. Buktinya, 28 × 8 = 224 m, padahal jarak sebenarnya 222 m. Selisih kecil di awal bisa membesar di akhir. Simpan nilai yang tepat sampai jawaban akhir, baru bulatkan sesuai permintaan soal. Tulis juga satuan di tiap tahap. Dengan begitu jelas bahwa 74 berarti meter dan 27,75 berarti meter per menit.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Memakai luas untuk menghitung pagar, sehingga biayanya membengkak beberapa kali lipat.
  • Berhenti setelah menghitung salah satu biaya, padahal soal meminta totalnya.
  • Salah satuan, misalnya mengalikan harga per m² dengan panjang dalam meter.

🎯 Sekarang giliranmu

Dari taman yang sama, jika di tengah taman dibuat kolam berukuran 3 m × 2 m yang tidak ditanami rumput, berapa penghematan biaya rumputnya?

Lihat jawaban setelah mencoba
Luas kolam = 3 × 2 = 6 m². Penghematan = 6 × 25.000 = Rp150.000, sehingga biaya rumput menjadi Rp2.850.000.

✅ Cek pemahaman

Ambil satu soal yang jawabanmu salah, lalu tandai di langkah keberapa kesalahannya mulai terjadi. Menemukan letak kesalahan jauh lebih berguna daripada hanya tahu jawaban yang benar.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.