Matematika SD / Kelas 5 / Semester 1
PEMBERHENTIAN 8 DARI 15

Perkalian

Bilangan cacah

💡 Konsep intinya

Perkalian bilangan cacah tiga digit dengan dua digit dikerjakan dengan memecah bilangan pengali dua digit menjadi puluhan dan satuan, mengalikan bilangan tiga digit itu dengan masing-masing bagian secara terpisah, lalu menjumlahkan kedua hasilnya. Cara ini disebut perkalian bersusun panjang, dan setiap baris hasil kali sebagian harus digeser posisinya sesuai nilai tempat pengalinya sebelum dijumlahkan.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Perkalian tiga digit dengan dua digit dipakai saat menghitung total biaya produksi suatu barang dalam jumlah besar, misalnya harga satuan dikalikan jumlah pesanan, atau menghitung total kursi yang dibutuhkan kalau tiap ruangan berisi sejumlah kursi dan ada banyak ruangan.

⚡ Prinsip praktis

a × (b puluhan + c satuan) = (a × b puluhan) + (a × c satuan)
Hasil kali dengan puluhan digeser satu tempat ke kiri sebelum dijumlahkan dengan hasil kali satuan
246 × 34 = (246 × 30) + (246 × 4) = 7.380 + 984 = 8.364

🧩 Contoh masalah

Sebuah pabrik kerupuk mengemas kerupuk ke dalam 34 kardus, dan setiap kardus berisi 246 bungkus. Berapa total bungkus kerupuk yang dikemas?

DIKETAHUI
Banyak kardus = 34, isi tiap kardus = 246 bungkus
DITANYAKAN
Total bungkus kerupuk yang dikemas

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Tulis kalimat perkaliannya: 246 × 34
  2. Pecah 34 menjadi 30 dan 4
  3. Kalikan 246 × 4 = 984 (hasil kali satuan)
  4. Kalikan 246 × 30 = 7.380 (hasil kali puluhan, digeser satu tempat ke kiri)
  5. Jumlahkan kedua hasil: 7.380 + 984 = 8.364
Kesimpulan: Total bungkus kerupuk yang dikemas adalah 8.364 bungkus.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Mengalikan dengan bilangan dua digit sebenarnya adalah menjumlahkan dua hasil kali yang lebih sederhana: hasil kali dengan bagian satuan dan hasil kali dengan bagian puluhan. Karena bagian puluhan mewakili kelompok sepuluh, hasil kalinya otomatis sepuluh kali lebih besar dan harus digeser satu tempat ke kiri sebelum dijumlahkan dengan hasil kali bagian satuan, supaya nilai tempatnya tetap benar.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Lupa menggeser hasil kali dengan puluhan satu tempat ke kiri, sehingga 246×30 dianggap 738 alih-alih 7.380.
  • Salah menjumlahkan dua hasil kali sebagian karena tidak menyejajarkan nilai tempatnya dengan benar sebelum menjumlahkan.
  • Mengalikan hanya dengan salah satu bagian pengali, misalnya hanya menghitung 246×4 lalu berhenti, tanpa menambahkan 246×30.

🎯 Sekarang giliranmu

Sebuah toko roti mengirim 27 dus roti ke sebuah acara, dan setiap dus berisi 312 potong roti kecil. Berapa total potong roti yang dikirim?

Lihat jawaban setelah mencoba
8.424 potong. 312×27 = (312×20)+(312×7) = 6.240+2.184 = 8.424.

✅ Cek pemahaman

Coba jelaskan dengan kalimatmu sendiri kenapa pada perkalian 158×23, hasil kali 158×20 harus digeser satu tempat ke kiri sebelum dijumlahkan dengan hasil kali 158×3, padahal keduanya sama-sama berasal dari bilangan 158.

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).