💡 Konsep intinya
Sistem berpetak adalah cara menentukan letak sesuatu pada denah dengan membaginya menjadi kolom (garis tegak) dan baris (garis mendatar). Posisi suatu tempat ditulis sebagai pasangan angka (kolom, baris), dengan kolom selalu disebut lebih dulu. Cara ini membantu menunjukkan lokasi secara pasti tanpa harus mengukur jarak sebenarnya.
🌍 Di mana konsep ini dipakai
Denah pasar, papan permainan seperti dam atau tebak posisi, dan peta perumahan dengan kode blok (misalnya A1, B2) semuanya memakai ide sistem berpetak seperti ini.
⚡ Prinsip praktis
🧩 Contoh masalah
Denah pasar sekolah dibagi menjadi petak dengan 6 kolom (1-6) dan 5 baris (1-5). Kios bakso berada di kolom 4 baris 2, dan kios buah berada di kolom 2 baris 5. Tentukan koordinat kedua kios, lalu hitung selisih kolom dan selisih baris di antara keduanya.
Kios bakso di kolom 4 baris 2; kios buah di kolom 2 baris 5
Koordinat kedua kios dan selisih kolom serta baris antara keduanya
✏️ Penyelesaian langkah demi langkah
- Tulis koordinat kios bakso: kolom 4, baris 2, sehingga menjadi (4, 2)
- Tulis koordinat kios buah: kolom 2, baris 5, sehingga menjadi (2, 5)
- Hitung selisih kolom: 4 dikurangi 2 sama dengan 2
- Hitung selisih baris: 5 dikurangi 2 sama dengan 3
🔍 Kenapa cara ini bekerja?
Posisi pada petak ditentukan oleh dua angka yang saling bebas, yaitu arah kolom dan arah baris. Karena itu, selisih posisi juga harus dihitung terpisah untuk tiap arah, bukan digabung menjadi satu angka jarak lurus.
⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi
- Menulis terbalik urutan kolom dan baris, misalnya (2, 4) padahal seharusnya (4, 2)
- Menjumlahkan selisih kolom dan selisih baris menjadi satu angka seolah itu jarak lurus antar kios
- Salah menentukan arah baris dihitung dari mana, sehingga koordinat yang ditulis jadi tertukar
🎯 Sekarang giliranmu
Pada denah yang sama, kios sayur berada di (5, 1) dan kios ikan berada di (1, 4). Tentukan selisih kolom dan selisih baris antara keduanya.
Lihat jawaban setelah mencoba
✅ Cek pemahaman
Kenapa penting menyepakati dulu arah baris dihitung dari mana (atas atau bawah) sebelum membaca koordinat pada sebuah denah?