Matematika SD / Kelas 6 / Semester 2
PEMBERHENTIAN 12 DARI 18

Data hasil pengukuran

Mengumpulkan data

💡 Konsep intinya

Mengumpulkan data hasil pengukuran berarti mencatat hasil ukur suatu benda atau orang secara sistematis, menggunakan alat dan satuan yang sama untuk semua objek supaya bisa dibandingkan secara adil. Data mentah yang sudah terkumpul biasanya perlu diurutkan agar lebih mudah dibaca sebelum diolah lebih lanjut.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Guru mengukur tinggi badan siswa untuk laporan kesehatan sekolah, petugas cuaca mencatat curah hujan harian, dan petani mencatat hasil panen setiap musim; semuanya memakai cara mengumpulkan data pengukuran yang sama.

⚡ Prinsip praktis

Data pengukuran harus dicatat dengan alat dan satuan yang sama untuk semua objek.
Setiap data dicatat lengkap: nama atau objek, hasil ukur, dan satuannya.
Data mentah sebaiknya diurutkan setelah selesai dikumpulkan agar mudah dibaca.

🧩 Contoh masalah

Pak guru mengukur tinggi badan 5 siswa piket dengan meteran dinding dalam satuan cm: Dimas 138, Wulan 142, Bagas 135, Sari 140, Rian 139. Susun data itu menjadi tabel, lalu urutkan dari yang terpendek ke tertinggi.

DIKETAHUI
5 data tinggi badan dalam cm: Dimas138, Wulan142, Bagas135, Sari140, Rian139
DITANYAKAN
Tabel data tersusun rapi dan urutan dari terpendek ke tertinggi

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Catat setiap nama dan hasil ukur apa adanya dulu sebagai data mentah
  2. Pastikan satuan yang dipakai sama, yaitu cm, untuk semua siswa
  3. Bandingkan angka satu per satu untuk mencari yang paling kecil, yaitu Bagas 135
  4. Lanjutkan mengurutkan sampai yang terbesar: 135, 138, 139, 140, 142 beserta namanya
Kesimpulan: Urutan tinggi badan dari terpendek: Bagas 135 cm, Dimas 138 cm, Rian 139 cm, Sari 140 cm, Wulan 142 cm.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Mengumpulkan data pengukuran harus rapi dan konsisten satuannya karena proses berikutnya, seperti mengurutkan atau membuat tabel frekuensi, hanya bisa benar kalau semua data memakai satuan yang sama; data yang tercampur satuan tidak bisa dibandingkan langsung.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Mencampur satuan berbeda saat mencatat, misalnya sebagian meter sebagian cm, sehingga urutan jadi salah
  • Lupa mencantumkan nama pemilik data sehingga hasil ukur jadi angka lepas yang tidak jelas asalnya
  • Terburu-buru mengurutkan sebelum semua data selesai dikumpulkan sehingga ada data yang tertinggal

🎯 Sekarang giliranmu

Berat badan 4 siswa dalam kg: Fina 30, Doni 27, Ela 33, Guntur 29. Susun datanya menjadi tabel dan urutkan dari yang paling ringan.

Lihat jawaban setelah mencoba
Urutan dari paling ringan: Doni 27 kg, Guntur 29 kg, Fina 30 kg, Ela 33 kg.

✅ Cek pemahaman

Kenapa hasil pengukuran perlu dicatat lengkap dengan satuannya, bukan hanya angkanya saja?

📚 Rujukan penyusunan: CP Matematika menurut Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 dan Panduan Mata Pelajaran Matematika 2025 (Kemendikdasmen).