Matematika SMP / Kelas VII / Semester 1
PEMBERHENTIAN 11 DARI 16

Persamaan Linear Satu Variabel

Menentukan nilai variabel

💡 Konsep intinya

Persamaan linear satu variabel adalah kalimat matematika dengan tanda sama dengan dan satu variabel berpangkat satu. Tanda sama dengan berarti kedua ruas setara, seperti timbangan yang seimbang. Karena itu, apa pun yang dilakukan pada satu ruas harus dilakukan juga pada ruas lainnya. Tujuannya membuat variabel berdiri sendiri di satu sisi, dengan membatalkan operasi yang menempel padanya.

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Persamaan dipakai kalau ada satu hal yang belum diketahui, tetapi hubungannya sudah jelas. Mencari harga satuan dari total belanja adalah persamaan. Mencari lama perjalanan dari jarak dan kecepatan juga persamaan. Begitu pula menghitung sisa tabungan yang dibutuhkan untuk mencapai target.

⚡ Rumus praktis

ax + b = c ⇒ ax = c − b ⇒ x = c − ba
Lakukan operasi yang sama pada kedua ruas
Lawan penjumlahan adalah pengurangan
Lawan perkalian adalah pembagian

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Tentukan nilai x dari persamaan 3x + 5 = 20.

DIKETAHUI
Persamaan 3x + 5 = 20
DITANYAKAN
Nilai x yang memenuhi

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Hilangkan dulu yang dijumlahkan. Kurangi kedua ruas dengan 5: 3x + 5 − 5 = 20 − 5
  2. Diperoleh 3x = 15
  3. Hilangkan pengalinya. Bagi kedua ruas dengan 3: x = 15 ÷ 3
  4. x = 5. Periksa: 3(5) + 5 = 15 + 5 = 20, sesuai dengan ruas kanan
Kesimpulan: Nilai x yang memenuhi persamaan adalah 5.

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Urutan langkahnya tidak sembarangan. Kita membatalkan penjumlahan dulu, baru perkalian. Ini kebalikan dari urutan operasi biasa. Angka 5 menempel pada seluruh bentuk 3x, jadi harus disingkirkan dulu sebelum kita bisa mengurus koefisien 3.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Persamaan bisa memuat pembagian. Sebuah bilangan dibagi 4, lalu hasilnya dikurangi 2, dan diperoleh 5. Tulis sebagai x/4 − 2 = 5. Batalkan pengurangan dulu. Tambahkan 2 pada kedua ruas, sehingga x/4 = 7. Lawan dari membagi 4 adalah mengalikan 4, jadi x = 7 × 4 = 28.

Periksa dengan cerita. Mulai dari 28, bagi 4 hasilnya 7, kurangi 2 hasilnya 5. Persis sama dengan soal. Cara ini lebih kuat daripada sekadar mengganti angka, karena kamu sekaligus memastikan persamaanmu cocok dengan ceritanya. Kalau cerita tidak cocok dengan hasil, kesalahannya ada pada cara menulis persamaan, bukan pada hitungan.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Membagi dengan 3 hanya pada satu suku, misalnya menulis x + 5 = 20/3. Seluruh ruas harus dibagi.
  • Melakukan operasi hanya pada satu ruas, sehingga keseimbangan rusak.
  • Tidak memeriksa jawaban. Memasukkan nilai x ke persamaan awal hanya butuh beberapa detik, dan menangkap hampir semua kesalahan hitung.

🎯 Sekarang giliranmu

Tentukan nilai y dari 2y − 4 = 10.

Lihat jawaban setelah mencoba
Tambahkan 4 pada kedua ruas: 2y = 14. Bagi kedua ruas dengan 2: y = 7. Periksa: 2(7) − 4 = 10.

✅ Cek pemahaman

Buatlah cerita sehari-hari yang bisa ditulis sebagai persamaan 4x + 3 = 23, lalu selesaikan. Bisa membuat soal biasanya tanda paham yang lebih kuat daripada bisa menjawab soal.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.