Matematika SMP / Kelas VII / Semester 1
PEMBERHENTIAN 9 DARI 16

Pembagian Bentuk Aljabar

Menyederhanakan hasil pembagian

💡 Konsep intinya

Membagi bentuk aljabar dikerjakan dalam dua bagian. Koefisien dibagi koefisien. Variabel yang sama dikurangi pangkatnya. Aturan xᵐ ÷ xⁿ = xᵐ⁻ⁿ sebenarnya bukan hafalan baru. Aturan ini muncul dari mencoret faktor yang sama. Pada x³ ÷ x, bentuk x³ adalah x×x×x. Satu x di bawah mencoret satu x di atas, dan tersisa x².

🌍 Di mana konsep ini dipakai

Pembagian bentuk aljabar muncul saat mencari rata-rata yang masih memuat variabel. Misalnya total biaya 12x³ rupiah dibagi rata untuk 3x orang. Hasilnya 4x² rupiah per orang, dan bentuk itu berlaku untuk nilai x berapa pun.

⚡ Rumus praktis

axᵐ ÷ bxⁿ = (ab)xᵐ⁻ⁿ
xᵐ ÷ xⁿ = xᵐ⁻ⁿ
x⁰ = 1 untuk x ≠ 0
Pembagian dengan nol tidak terdefinisi

Rumus adalah alat bantu. Pahami arti simbol dan kapan rumus dipakai sebelum memasukkan angka.

🧩 Contoh masalah

Hitunglah 12x³ ÷ 3x.

DIKETAHUI
Koefisien 12 dan 3; variabel x³ dan x¹
DITANYAKAN
Hasil pembagian dalam bentuk paling sederhana

✏️ Penyelesaian langkah demi langkah

  1. Bagi koefisiennya lebih dulu: 12 ÷ 3 = 4
  2. Bagi variabelnya dengan mengurangi pangkat: x³ ÷ x¹ = x³⁻¹
  3. x³⁻¹ = x²
  4. Gabungkan keduanya menjadi 4x²
Kesimpulan: Hasil pembagiannya adalah 4x².

🔍 Kenapa cara ini bekerja?

Kalau ditulis panjang, 12x³ ÷ 3x menjadi (12 × x × x × x)/(3 × x). Angka 3 mencoret sebagian dari 12 dan menyisakan 4. Satu x di bawah mencoret satu x di atas. Aturan mengurangi pangkat hanyalah jalan pintas dari proses mencoret itu.

🧩 Contoh kedua dan pembahasan lanjutan

Sekarang bentuk dengan dua variabel: 20a⁵b² ÷ 4a²b. Kerjakan tiap bagian sendiri-sendiri. Koefisiennya 20 ÷ 4 = 5. Variabel a dibagi a, pangkatnya 5 − 2 = 3, jadi a³. Variabel b dibagi b yang berpangkat satu, pangkatnya 2 − 1 = 1, jadi b. Gabungkan hasilnya menjadi 5a³b.

Pembagian selalu bisa dicek dengan perkalian. Kalikan hasil dengan pembaginya: 5a³b × 4a²b. Koefisiennya 5 × 4 = 20. Pangkat a menjadi 3 + 2 = 5, dan pangkat b menjadi 1 + 1 = 2. Hasilnya 20a⁵b², sama persis dengan bentuk yang dibagi, jadi 5a³b benar. Cek ini juga menolong saat pangkat tidak tertulis, karena b sebenarnya adalah b¹.

⚠️ Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Membagi pangkatnya, sehingga x³ ÷ x dikira x³.
  • Mengurangi pangkat pada variabel yang berbeda, misalnya x³ ÷ y dikira x².
  • Lupa membagi koefisien dan hanya mengurus variabelnya.

🎯 Sekarang giliranmu

Hitunglah 15a⁴ ÷ 5a².

Lihat jawaban setelah mencoba
Koefisien: 15 ÷ 5 = 3. Variabel: a⁴⁻² = a². Hasilnya 3a².

✅ Cek pemahaman

Tulis x⁵ ÷ x⁵ dengan cara mencoret faktor. Lalu jelaskan kenapa hasilnya 1 dan bukan 0. Inilah penjelasan paling masuk akal untuk aturan x⁰ = 1.

📚 Rujukan penyusunan: OpenStax Prealgebra 2e, OpenStax Elementary Algebra 2e, dan muatan Matematika SMP Kemendikdasmen.